Jakarta (ANTARA) - Koops Habema TNI berhasil mengungkap ladang ganja yang berada di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan yakni Kampung Kima dan Kampung Air Garam, Senin (13/07).
Dalam siaran pers Koops Habema TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, dijelaskan bahwa personel TNI berhasil menemukan total 5.000 batang tanaman ganja di dua titik itu.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tanaman ganja itu ditemukan oleh personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema.
Penemuan itu, lanjut dia, berawal dari informasi yang didapat personel tentang keberadaan ladang ganja saat melakukan patroli.
Petugas lalu menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penelusuran.
Setelah mendapatkan informasi yang valid tentang keberadaan ladang ganja itu, personel langsung berangkat menuju lokasi.
"Personel juga melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman," kata Wirya.
Setelah sampai di dua desa itu, Wirya mengatakan personel langsung menemukan ladang ganja di sana.
"Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi," terang Wirya.
Hingga saat ini, pihaknya masih menelusuri siapa pihak yang terlibat dalam pemeliharaan ladang ganja ini. Wirya juga memastikan akan terus berkolaborasi dengan kepolisian agar penanganan secara hukum bisa dilakukan secara maksimal.
"Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya," tutup Wirya.





