Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Penanganan sampah di wilayah Kecamatan Salahutu terkhusus di beberapa ruas jalan penghubung ke Kota Ambon mulai menemui titik terang.
Pasalnya Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Tengah telah membangun kerjasama dengan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVI Pattimura.
Demikian disampaikan Kepala DLH Maluku Tengah, Hengky Tomasoa kepada TribunAmbon, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Gubernur Maluku Tersenyum Usai Resmi Groundbreaking Blok Masela, Hendrik: Bangga Dong!
Baca juga: Rencana Pemekaran 3 Wilayah di Maluku Tengah Disorot Saat Rapat Paripurna DPRD
Selain itu, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Pemkot Ambon terkait penanganan sampah di beberapa ruas jalan di Kecamatan Salahutu, seperti di Suli.
"Mengenai penangan sampah di wilayah Kecamatan Salahutu, DLH Maluku Tengah kerjasama sejak beberapa bulan lalu dengan DLH Kota Ambon. Dan kita pendekatan dengan Rindam," ujar Hengky.
Alhasil, beberapa bulan belakangan diakui, tumpukan sampah mulai berkurang. Begitulah keluhan masyarakat yang kian minim.
"Jadi beberapa bulan terakhir kalau dilihat sudah berkurang keluhan masyarakat berkurang. Sampah tidak dibuang di jalanan sebab penanganannya sudah ditangani langsung oleh Rindam," tukasnya
Sementara dikonfirmasi soal penanganan sampah di Leihitu, Kadis menyebut dalam masa koordinasi.
"Sedang yang lain mungkin sedang kami koordinasikan," tandas Tomasoa.
Tomasoa juga merespon soal penanganan sampah open dumping yang belakangan mendapat sanksi pemerintah.
"Sudah penanganan dan kemarin dari Pudal Kementerian LH juga sudah tinjau juga. Secara teknis kita berupaya untuk penanganan open dumping bisa diselesaikan dalam waktu dekat," pungkas Tomasoa.
Dengan langkah-langkah tersebut DLH Maluku Tengah memastikan komitmennya untuk menjaga lingkungan hidup serta, berupaya membangun kesadaran masyarakat.(*)