Karhutla di Kawasan Pantai Sumur Tujuh hingga Pantai Alew Koba, 15 Hektar Lahan Habis Terbakar
Hendra July 16, 2026 10:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA– Asap tebal membumbung tinggi dari kawasan jalan Pantai Sumur 7 hingga Pantai Alew (Sirkuit Balap Cross), Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kobaran api melalap lahan semak dengan luas diperkirakan mencapai 15 hektare, sehingga petugas gabungan berjibaku mencegah api merambat ke area yang lebih luas pada Kamis (16/07/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Bangka Tengah sekitar pukul 11.10 WIB. Tak lama berselang, Tim Pamapta III Polres Bangka Tengah langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Setibanya di lokasi, personel segera berkoordinasi dengan Sat Samapta Polres Bangka Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Tengah.

Petugas gabungan kemudian melakukan pemadaman menggunakan Water Canon milik Polres Bangka Tengah dan satu unit mobil tangki air milik BPBD Bangka Tengah agar api tidak semakin meluas.

Proses pemadaman dipimpin Pamapta III Polres Bangka Tengah Ipda Feri Gunseri, SH bersama KBO Sat Samapta Ipda I Wayan Kunci, dengan melibatkan personel gabungan hingga situasi berhasil dikendalikan.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak melalui keterangan resminya mengatakan, kecepatan respons tersebut tidak terlepas dari peran masyarakat yang segera menyampaikan informasi melalui layanan darurat 110.

"Begitu laporan masuk melalui Call Center 110, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan awal," ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman sehingga api tidak terus meluas.

"Di lokasi kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran. Sinergi ini penting agar proses pemadaman lebih efektif dan kebakaran dapat segera dikendalikan," katanya.

Ia menjelaskan, Water Canon milik Polres Bangka Tengah turut dikerahkan untuk membantu memadamkan kobaran api bersama mobil tangki air milik BPBD.

"Seluruh personel bekerja sama melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia. Fokus utama kami adalah mencegah api menjalar ke area lain yang berpotensi memperluas kebakaran," ujarnya.

Kapolres menegaskan layanan Call Center 110akan terus dioptimalkan sebagai sarana pelayanan cepat kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat.

"Call Center 110 merupakan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan kejadian darurat. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula personel bisa memberikan penanganan di lapangan," jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena risikonya sangat besar. Selain membahayakan lingkungan, api juga bisa mengancam keselamatan warga apabila sulit dikendalikan," katanya.(Bangkapos.com/Erlangga).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.