Bansos PKH Juli 2026 Mulai Cari Tanggal 20, Pantau Namamu di Link Cek Bansos, Begini Caranya
ferri amiril July 16, 2026 10:08 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Memasuki pekan ketiga bulan Juli 2026, informasi tentang deretan Bantuan Sosial (Bansos) tahap 3 masih terus dicari.

Satu diantaranya adalah, penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang masih berlangsung secara bertahap.

Seperti yang diketahui, PKH ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat pemerintah.

Dalam DTSEN, sasaran utama PKH berasal dari desil 1 hingga desil 4, yakni 40 persen kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Data tersebut bersifat dinamis dan dapat diperbarui melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos apabila terdapat perubahan kondisi sosial ekonomi.

Adapun dikabarkan sebelumnya, Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, dikabarkan tengah memfinalisasi peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) versi 3, untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus mempercepat proses pemutakhiran data masyarakat.

Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, dikabarkan tengah memfinalisasi peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) versi 3, untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus mempercepat proses pemutakhiran data masyarakat.

Memasuki jadwal pencairan bulan ketujuh pada pekan kedua ini, tak jarang beberapa penerima justru terhapus dan hilang status penerimaan bansosnya.

Baca juga: Jadwal Pencairan Bansos Kemensos Juli 2026, KPM Bisa Cek Laman Kemensos Gratis Lewat HP!

Hal ini disebabkan adanya filterisasi data yang berlangsung sejak awal bulan, dan telah rampung per tanggl 10 bulan berjalannya.

Ya, filterisasi data sendiri bertitik tumpu pada, data Desil.

Hal ini memungkinkan peserta yang lama untuk diganti dengan penerima baru, seusai ketentuan.

Desil sendiri merupakan Desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai indikator penetapan penerima bantuan sosial (bansos). Untuk itu, masyarakat yang tergolong tidak mampu dapat melakukan update data desil DTSEN secara online.

Disamping itu, jadwal pencairan awal tahap 3 ini, diketahui akan mundur lebih jauh dari sebelum-sebelumnya.

Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan III 2026 atau periode Juli–September, akan mulai dilakukan pada 20 Juli.

Penyaluran bansos kali ini tidak hanya menandai dimulainya pencairan untuk jutaan keluarga penerima manfaat (KPM), tetapi juga membawa perubahan pada daftar penerima setelah pemerintah menyelesaikan pemutakhiran data secara nasional.

Baca juga: Alhamdulillah! Pencairan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Dicairkan Mulai 20 Juli 2026

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan proses penyaluran saat ini memasuki tahap akhir setelah Kemensos menerima data terbaru hasil pemutakhiran dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Saifullah menjelaskan data terbaru menghasilkan perubahan dalam daftar penerima bansos.

Menurut dia, terdapat keluarga penerima manfaat (KPM) yang tetap menerima bantuan, ada yang tidak lagi memenuhi syarat sehingga keluar dari daftar penerima, dan ada pula penerima baru yang masuk setelah melalui proses pemutakhiran data.

Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data yang diperbarui secara berkala agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Mensos menjelaskan pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT dan RW, kemudian diteruskan kepada operator data di desa atau kelurahan.

Selanjutnya, data dibahas melalui musyawarah desa sebelum diverifikasi oleh Dinas Sosial kabupaten/kota dan ditetapkan oleh bupati atau wali kota.

Setelah itu, data disampaikan kepada Kemensos untuk diteruskan ke BPS guna menjalani proses verifikasi dan validasi.

Hasil pemutakhiran tersebut kemudian dikembalikan kepada Kemensos setiap tiga bulan sebagai dasar penyaluran bansos pada periode berikutnya.

Menurut Saifullah, mekanisme tersebut diharapkan membuat penyaluran bansos semakin tepat sasaran karena menyesuaikan kondisi terbaru masyarakat.

Baca juga: Cek Bansos Kemensos Triwulan III Bulan Juli 2026, Sudah Cair

Dalam kesempatan itu, Saifullah mengapresiasi pemerintah daerah yang aktif memperbarui data penerima bansos.

Ia menyebut Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi yang paling aktif melakukan pemutakhiran data. Selain itu, Kota Bekasi juga mendapat apresiasi atas partisipasinya dalam proses tersebut.

Sekedar Info, Pada 2026, Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu keluarga penerima manfaat mengikuti program pemberdayaan.

Harapannya, mereka dapat meningkatkan pendapatan sehingga pada tahun berikutnya tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Saifullah menjelaskan terdapat tiga bentuk pemberdayaan yang akan diberikan sesuai hasil asesmen terhadap masing-masing keluarga.

Program tersebut meliputi peningkatan keterampilan, penguatan akses, serta penguatan aset usaha sesuai kebutuhan penerima manfaat.

“Ya kita coba apanya dulu, mereka butuh peningkatan keterampilan atau mereka butuh tambahan aset, tempat untuk usaha misalnya, atau mungkin juga aksesnya dibuka melalui kerja sama dengan banyak pihak,” ujarnya.

Melalui pembaruan data penerima dan program pemberdayaan tersebut, pemerintah berharap bansos tidak hanya menjadi bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi jalan bagi keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Besaran PKH Juli 2026

Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, yaitu:

Ibu hamil: Rp750.000 per tiga bulan.
Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000 per tiga bulan.
Siswa SD: Rp225.000 per tiga bulan.
Siswa SMP: Rp375.000 per tiga bulan.
Siswa SMA/SMK: Rp500.000 per tiga bulan.
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tiga bulan.
Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tiga bulan.
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tiga bulan.

  • Pencairan dapat dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN): 10-31 Juli 2026.
  • Melalui PT Pos Indonesia: 15 Juli-5 Agustus 2026.

Karena disalurkan secara bertahap, dana bantuan tidak masuk ke rekening seluruh penerima pada tanggal yang sama.

Cara Cek Bansos PKH Juli 2026

Bagi masyarakat yang menunggu pencairan bansos, status penerima dapat dicek menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.

Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui secara berkala.

1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2026

Buka link: https://cekbansos.kemensos.go.id.
Pilih data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan.
Masukkan nama sesuai KTP Isi kode captcha yang muncul.
Klik “Cari Data”.
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.

2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
Login atau daftar akun Pilih menu “Cek Bansos”.
Masukkan data sesuai KTP.
Jawab pertanyaan verifikasi.
Klik “Cari Data”.
Jika nama Anda muncul sebagai penerima, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.