Masa Depan Thomas Tuchel di Timnas Inggris Dipertanyakan Setelah Kekalahan Memalukan: ‘Itu Benar-Benar Patetik’
Hendra Wijaya July 16, 2026 10:01 PM

John F. Kennedy pernah berkata dengan terkenal bahwa “kemenangan memiliki seratus ayah, tetapi kekalahan adalah anak yatim” setelah invasi Teluk Babi. Enam puluh lima tahun kemudian, Thomas Tuchel mendapati dirinya bertanggung jawab atas kesalahan taktis paling mencolok yang terjadi di tanah Amerika sejak peristiwa itu.

Kita sebelumnya telah melihat sosok seperti David Beckham, David Seaman, dan Wayne Rooney menjadi wajah kegagalan Inggris di turnamen besar. Namun kali ini, semua sorotan tertuju pada sang pelatih kepala.

Pendekatan Tuchel yang memilih agar Inggris mundur dan bertahan akan dikenang sebagai salah satu keputusan paling fatal dalam sejarah tim nasional. The Three Lions hanya mampu mencatatkan penguasaan bola sebesar 12% antara gol pembuka Anthony Gordon hingga gol kemenangan Argentina di masa tambahan waktu.

Reaksi dari para penggemar di media sosial pun sangat keras terhadap cara Tuchel mengelola pertandingan. Banyak yang mengecam keputusan strategisnya, menyebutnya sebagai salah satu penampilan paling pasif dan membingungkan yang pernah ditunjukkan oleh Inggris di turnamen besar.

Beberapa pendukung menyatakan bahwa tim kehilangan arah begitu Gordon mencetak gol, sementara yang lain menilai bahwa Tuchel gagal bereaksi terhadap perubahan taktik Argentina di babak kedua. Kritik yang paling tajam menyoroti minimnya upaya untuk mempertahankan tekanan dan menyerang balik.

Namun, ada juga sedikit suara yang mencoba memberikan perspektif seimbang, menyebut bahwa kesalahan bukan hanya milik pelatih semata dan bahwa para pemain juga harus bertanggung jawab atas penurunan performa di menit-menit akhir. Seorang komentator terkenal bahkan menulis, “Seperti biasa, Piers benar — strategi bertahan total itu tidak masuk akal.”

Meski begitu, hasil pertandingan ini telah menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan Thomas Tuchel sebagai pelatih tim nasional Inggris. Dengan tekanan publik yang meningkat dan ekspektasi yang tinggi setelah performa menjanjikan di fase grup, keputusan FA berikutnya akan menentukan arah perjalanan The Three Lions ke depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.