'Saya merasa ditipu dan dikhianati!' - Mantan bintang Prancis dan Barcelona melancarkan kritik tajam kepada Didier Deschamps & Co setelah 'penghinaan' melawan Spanyol
Budi Santoso July 17, 2026 04:41 AM

Christophe Dugarry melontarkan kritik keras kepada Didier Deschamps dan tim nasional Prancis setelah kekalahan mereka di semifinal melawan Spanyol. Mantan penyerang Barcelona itu mengekspresikan kekecewaan mendalam atas performa buruk tim, merasa benar-benar tertipu oleh kurangnya ancaman serangan dan semangat juang selama tersingkirnya Prancis secara memalukan dari Piala Dunia 2026.

Dugarry mengecam kegagalan di Piala Dunia

Setelah kekalahan 2-0 Prancis dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 pada hari Selasa, kritik tajam langsung menghujani skuad Les Bleus. Dalam acara 'Rothen s'enflamme' di RMC, Dugarry tidak menahan diri sedikit pun saat menilai performa Deschamps dan para pemainnya.

Juara Piala Dunia 1998 itu sangat marah dengan cara timnya kalah, menuntut lebih banyak dari skuad yang memiliki begitu banyak talenta. Dugarry mengatakan: "Ini bukan kekalahan, ini bukan eliminasi, ini penghinaan. Kami tahu kami bisa kalah dari Spanyol, tidak ada masalah dengan itu, tapi bukan dengan cara seperti ini. Saya merasa ditipu, dibohongi, dikelabui, dikhianati..."

Performa yang buruk di semua lini

Dugarry berpendapat bahwa penampilan Kylian Mbappe dan seluruh tim benar-benar tidak memenuhi ekspektasi untuk laga sebesar ini. Ia menyoroti perbedaan mencolok antara pernyataan percaya diri Deschamps dan para pemain sebelum pertandingan dengan kenyataan suram di lapangan. Dugarry menambahkan: "Pada akhirnya, kami tampil dengan pertandingan yang benar-benar buruk di semua lini, tidak ada satu pun peluang yang tercipta. Pertandingan ini mengingatkan saya pada 80 menit melawan Argentina di tahun 2022. Kami seharusnya menjadi yang terbaik dan terkuat, tapi kami justru bermain seperti ini lagi. Dan kali ini, tidak ada reaksi sama sekali."

Statistik serangan yang suram mempermalukan Prancis

Data pertandingan sepenuhnya mendukung penilaian keras Dugarry terkait kurangnya ancaman serangan dari Les Bleus melawan La Roja.

Prancis gagal menciptakan satu peluang besar pun sepanjang pertandingan, sementara Spanyol mampu mencatatkan tiga peluang besar. Mbappe dan Ousmane Dembele benar-benar terisolasi, dengan Prancis hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran selama 90 menit. Performa yang tidak terkoordinasi membuat Prancis hanya mengejar bayangan saat Spanyol mengendalikan tempo permainan.

Deschamps akan mundur

Deschamps kini diperkirakan akan mengumumkan pengunduran dirinya setelah pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris, yang akan mengakhiri masa jabatannya selama 14 tahun. Ditunjuk sejak Juli 2012, Deschamps membawa Prancis meraih kejayaan di Piala Dunia 2018 dan memenangkan UEFA Nations League 2020-21. Namun, kontraknya akan berakhir bulan ini, dan tim nasional Prancis akan segera memasuki era baru di bawah pelatih baru, Zinedine Zidane.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.