TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Pemerintah Kabupaten Pasangkayu terus memperkuat upaya pemberantasan tuberkulosis (TBC) melalui peluncuran inovasi SMART-TBC (Sistem Monitoring, Akselerasi, Responsif, dan Terintegrasi Tuberkulosis).
Proyek perubahan tersebut diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, pada Kamis (16/7/2026).
Peresmian SMART-TBC menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penanganan penyakit tuberkulosis melalui sistem yang lebih terpadu, berbasis data, responsif, dan melibatkan berbagai sektor.
Baca juga: Pemprov Sulbar Serahkan KUA-PPAS 2027 ke DPRD, Kebijakan Fiskal & Prioritas Pembangunan Siap Dibahas
Baca juga: MPLS Berakhir, Psikiater Ingatkan Orang Tua Waspadai Anak yang Sulit Fokus di Sekolah
Dalam sambutannya, Sekda Muh. Zain Machmoed menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasangkayu untuk memperkuat sistem pengendalian TBC, mulai dari pencegahan, deteksi dini hingga penanganan pasien secara berkelanjutan.
Melalui SMART-TBC, pemerintah ingin memastikan setiap kasus TBC dapat terpantau dengan baik sehingga penanganannya lebih cepat, tepat sasaran, dan terintegrasi antara fasilitas kesehatan, pemerintah desa, hingga masyarakat.
"Program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka kasus tuberkulosis sekaligus mewujudkan Pasangkayu yang sehat, produktif, dan bebas TBC," ujarnya.
Peresmian tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, Sekretaris Camat Pasangkayu, Sekretaris Desa Ako, para kepala dusun di Desa Ako, tenaga kesehatan, perangkat desa, serta masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program pengendalian TBC di Kabupaten Pasangkayu.
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap SMART-TBC dapat menjadi model pelayanan kesehatan yang inovatif dan efektif, tidak hanya dalam mempercepat penemuan kasus, tetapi juga meningkatkan kualitas pendampingan pasien serta memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Pasangkayu bebas tuberkulosis.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan