BANGKAPOS.COM - Prancis dan Inggris kembali beradu kekuatan dalam laga sengit perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.
Laga bergengsi ini akan mempertemukan dua tim raksasa Eropa yang sama-sama baru saja menelan kekalahan pahit di babak semifinal.
Langkah Prancis dihentikan oleh Spanyol dengan kekalahan 2-0, sementara Inggris harus menyerah 2-1 dari sang juara bertahan Argentina di Atlanta.
Berikut adalah detail lengkap jadwal perebutan juara 3 Piala Dunia 2026:
Meskipun laga perebutan tempat ketiga kerap dianggap kurang bergengsi bagi tim yang baru saja terluka, Thomas Tuchel menegaskan anak-asuhnya tetap mengedepankan sikap profesional.
Pelatih tim nasional Inggris tersebut menyatakan kesiapan timnya untuk tetap tampil maksimal di sisa turnamen.
"Piala Dunia belum berakhir. Masih ada satu pertandingan lagi untuk dimainkan. Kami tidak terlalu menantikannya, tetapi harus dimainkan," kata Tuchel dikutip dari konferensi pers usai laga semifinal dari YouTube resmi FIFA.
Ia juga mengakui bahwa atmosfer pertandingan ini sebenarnya tidak diinginkan oleh kedua kubu.
"Tidak ada pemain kami atau pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan (perebutan tempat ketiga) ini. Mereka ingin bermain di final."
Namun demikian, pelatih asal Jerman itu memastikan timnya akan tetap berjuang sekuat tenaga di lapangan.
"Kami memberikan segalanya untuk berada di final, semua orang bermain untuk memenangkan Piala Dunia, tapi beginilah adanya. Kami punya waktu istirahat lebih sedikit satu hari untuk pulih, tapi kami akan melakukannya secara profesional," kata Tuchel.
Prancis kemungkinan tidak diperkuat bek andalan William Saliba yang dilaporkan mengalami kendala fisik.
Maxence Lacroix dari Crystal Palace berpeluang besar mengisi pos lini belakang Les Bleus setelah sebelumnya sempat dimainkan di Arlington.
Pelatih Didier Deschamps menyebut Lacroix dipilih dibanding Ibrahima Konate karena nama terakhir kurang fit serta kurang terbiasa bermain di posisi bek tengah kiri.
Kendati demikian, Konate berpeluang dipasang untuk menggantikan Dayot Upamecano dalam skema rotasi Deschamps.
Di posisi penjaga gawang, Brice Samba dilaporkan mengalami masalah cedera saat sesi latihan, namun posisi Mike Maignan dipastikan tetap aman di bawah mistar gawang.
Sementara itu, skuad Inggris juga didera masalah serupa akibat cederanya bek sayap Reece James yang baru saja pulih dari masalah hamstring.
Jarell Quansah yang baru selesai menjalani masa sanksi kartu merah bisa menjadi opsi alternatif, bersama dengan kemungkinan menggeser Djed Spence ke sisi kanan pertahanan.
Selain Jordan Henderson yang masih absen akibat cedera pergelangan tangan, muncul juga kekhawatiran terkait potensi sanksi bagi Jude Bellingham akibat insiden pasca-laga kontra Argentina.
Prancis (4-3-3):
Inggris (4-2-3-1):
Sejumlah situs statistik olahraga terkemuka memberikan prediksi yang seragam untuk laga krusial ini.
Berikut adalah rincian prediksi skor dari beberapa media ternama dunia:
Ketua PSSI Provinsi Bangka Belitung, Mintra Jaya, dalam Podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal turut memberikan pandangannya yang mengunggulkan Prancis.
Kelebihan kedalaman skuad Les Bleus dinilai menjadi pembeda utama dalam duel klasik ini.
"Jadi kalau dari segi kualitas pemain Prancis lebih unggul, dari belakang sampai ke depan merata. Tapi kalau Inggris sangat kelihatan kalau belakangnya cukup rapuh, memang depannya lumayan tajam," ujar Bachtiar Hamid.
Kritik tajam juga diarahkan kepada taktik pragmatis yang diterapkan oleh Thomas Tuchel saat laga kontra Argentina sebelumnya.
Keputusan melakukan pergantian pemain bertahan dinilai justru menjadi bumerang bagi langkah The Three Lions menuju babak final.
"Penyakitnya Inggris dari babak grup sampai penyisihan, memang di menit-menit terakhir. Melawan Argentina tidak seharusnya mereka bertahan, gelandang serang diganti pemain belakang," bebernya.
Kesalahan taktik tersebut akhirnya berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik oleh sang megabintang lawan untuk membalikkan keadaan.
"Ketika mereka bermain bertahan saya udah bersorak dalam hati, ternyata memang terbukti melalui dua assist Messi. Jadi mereka terlalu percaya diri dengan kemenangan 1-0, bisa mempertahankannya sampai akhir," jelasnya.
Berdasarkan analisis tersebut, Mintra Jaya optimistis bahwa Prancis akan mampu menaklukkan Inggris demi merebut medali perunggu.
"Saya lebih menjagokan Prancis ya, skornya bisa diangka 3-1 atau 3-2. Cuma nanti lihat pola permainannya kalau terbuka, Mbappe akan membuat gol saya rasa," ungkapnya. (Sportmole/ Kompas.tv/ Bangkapos.com/ Rizky Irianda Pahlevi/ Dedy Qurniawan)