TRIBUNJAMBI.COM – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI kembali membuka kesempatan berkarier bagi lulusan teknik melalui rekrutmen terbaru untuk penempatan di Divisi Perencanaan Rancang Bangun (Head Office).
Lowongan ini diperuntukkan bagi calon pegawai dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Pendaftaran dibuka hingga 7 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Melalui rekrutmen tersebut, BKI mencari tenaga profesional yang akan mendukung kegiatan perencanaan dan pengembangan infrastruktur maritim.
Baca juga: Cair Priode Juli Bansos BLT Dana Desa Rp300 Ribu, Cek Syarat dan Cara Ceknya
Posisi yang Dibuka
Dalam seleksi kali ini, PT BKI membuka tiga formasi, yaitu:
Engineer Lambung Kapal
Engineer Bangunan Apung Lepas Pantai
Engineer Mesin
Seluruh posisi akan ditempatkan di Divisi Perencanaan Rancang Bangun (Head Office) dengan status kepegawaian PKWT.
Persyaratan Pelamar
Calon pelamar harus memenuhi sejumlah kualifikasi sebagai berikut:
Pendidikan minimal S1 atau D4 dari jurusan Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan, Teknik Kelautan, atau bidang teknik lain yang relevan.
Diutamakan memiliki pengalaman di bidang desain konstruksi lambung kapal, galangan kapal (shipyard), persetujuan rancang bangun klasifikasi, bangunan apung lepas pantai, maupun desain sistem permesinan kapal.
Memahami regulasi lembaga klasifikasi serta standar internasional yang berkaitan dengan industri maritim.
Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik.
Cara Mendaftar
Pelamar yang memenuhi persyaratan dapat mengirimkan lamaran melalui formulir rekrutmen yang disediakan oleh PT BKI.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir resmi perusahaan. Selain itu, informasi lengkap mengenai peluang karier juga tersedia di halaman karier resmi PT BKI.
Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan dihubungi melalui alamat email resmi perusahaan untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Waspada Penipuan Rekrutmen
PT Biro Klasifikasi Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan tanpa dipungut biaya.
Perusahaan mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan BKI dan meminta sejumlah uang, termasuk biaya transportasi, akomodasi, maupun administrasi selama proses seleksi.