TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Persijap Jepara mengalami krisis pemain jelang menghadapi Super League 2026/2027.
Saat sejumlah tim sudah mulai mempersiapkan diri lewat latihan, Manajemen Persijap Jepara masih berburu pemain.
Ini dilakukan lantaran 14 nama memutuskan hengkang.
Tak hanya pemain inti, Laskar Kalinyamat juga kehilangan sejumlah nama pemain pelapis.
Nama-nama pemain inti tersebut di antaranya Carlos Franca, Iker Guarrotxena, Alexis Nahuel Gomez, Wahyudi Hamisi, Aly Ndom, Sudi Abdallah, hingga Lucas Morelatto.
Sementara, pemain pelapis yang membantu Persijap bertahan di Liga 1, seperti Dicky Kurniawan, Firman Ramadhan, Akbar Arjunsyah, Prince Kallon, Ardi Ardiana, Indra Arya, hingga penjaga gawang kedua Muhammad Ardiansyah juga telah meninggalkan klub.
Baca juga: Satu Persatu Pemain Persijap Tinggalkan Klub, Terbaru Alexis Gomes
Menghadapi krisis pemain ini, Manajer Persijap Jepara Egat Sacawijaya menegaskan, saat ini, pihaknya fokus mencari striker.
"Beberapa posisi yang harus diisi saat ini, striker dan winger karena beberapa pemain lama sudah tidak lagi bersama Persijap. Ini jadi PR kami," terangnya, Jumat (17/7/2026).
Di posisi striker, penyerang Persis Solo asal Ukraina bernama Roman Paparyga dirumorkan merapat ke Persijap Jepara.
Namun, Egat masih enggan menanggapi rumor tersebut dengan alasan manajemen klub masih berupaya menyiapkan pemain terbaik, termasuk mengisi kuota pemain asing di beberapa posisi strategis.
Egat juga masih belum membeberkan siapa saja pemain yang menjadi incara klub.
"Untuk jumlah pemain berapa yang kami butuhkan, belum bisa kami sampaikan."
"Yang jelas, saat ini, ada beberapa pemain dalam tahap kontrak, ada juga dalam tahap negosiasi. Kita tunggu dulu ya," pintanya.
Selain striker dan winger, Egat menyebut bahwa Persijap juga berburu pemain untuk mengisi pos gelandang tengah.
Saat ini, Laskar Kalinyamat ditinggal Alexis Nahuel Gomez dan Wahyudi Hamisi yang berpisah dengan klub.
Kedua pemain tersebut sering kali menjadi andalan pelatih mengisi lini tengah Persijap menemani duo Borja, yaitu Borja Herrera dan Borja Martinez di posisi tengah.
Baca juga: Resmi Berpisah, Eks Kapten Persijap Wahyudi Hamisi Beri Pesan Menyentuh
Kehilangan kedua pemain membuat manajemen klub harus segera berburu pemain pengganti.
Terutama, pos gelandang bertahan yang ditinggal Wahyudi Hamisi yang tampil apik hampir tidak tergantikan sepanjang musim kemarin bergulir.
"Pemain tengah juga kita butuhkan. Kami sedang mempersiapkan pemain lapis juga."
"Jangan sampai, pemain utama dan cadangan gap-nya terlalu jauh. Karena target kita ke depan lebih tinggi lagi," tegas dia.
Pemain Persijap Jepara, Diogo Araujo Brito menjadi satu di antara pemain asing yang diperkirakan masih dipertahankan klub sebagai palang pintu di lini pertahanan.
Pemain berusia 27 tahun ini pun mengatakan, masa ini menjadi puncak kariernya di sepak bola profesional.
Karena itu, dia tak mau menyiakan kesempatan yang ada.
Brito mengakui bahwa setiap pemain memiliki tantangan besar dalam beradaptasi dengan klub masing-masing.
Seperti halnya ketika dia pertama kali menjadi bagian dari Laskar Kalinyamat, tahun 2025 lalu.
Sebagai pemain, Brito senantiasa berusaha memberikan kemampuan terbaiknya untuk setiap klub yang dibelanya. (*)