Sebulan Sumur Mengering, Warga Sukaraja Bogor Terpaksa Andalkan Air Keruh Sungai Cikeas
Tsaniyah Faidah July 17, 2026 07:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kekeringan imbas kemarau juga dirasakan warga di Kampung Jampang, Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (17/7/2026) warga di kampung ini terpaksa andalkan air keruh Sungai Cikeas.

Terpantau warga menggunakan air Sungai Cikeas untuk mencuci pakaian, mencuci perabotan, hingga mandi.

Ada pula yang mengangkut air Cikeas yang keruh ini menggunakan galon untuk dibawa ke rumah.

Salah satu warga sekitar, Halimi, menjelaskan bahwa warga di wilayah tersebut baru sekitar satu bulan mengalami kekeringan.

"Tiap tahun memang kalau musim kemarau," kata Halimi kepada TribunnewsBogor.com, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa rata-rata warga setempat ini menggunakan sumur.

Namun sejak sebulan terakhir sumur mereka menyusut.

Ada yang sudah keringa, ada pula yang masih ada airnya namun tak banyak.

"Makanya ini pada ke kali aja," kata Halimi.

Selain itu, air untuk wudhu di masjid juga mengalami kekeringan hingga terpaksa menggunakan air sungai.

Namun air sungai tersebut disaring terlebih dahulu menggunakan sejumlah bak sebelum digunakan di masjid.

Halimi menilai bahwa meski air Sungai Cikeas di wilayah kampungnya terlihat keruh, tapi kondisinya tidak tercemar karena di kawasan hulunya jarang ada pabrik.

Sementara untuk minum, warga mengandalkan air mineral yang dibeli atau air sumur yang masih ada.

Sebelumnya, kampung ini juga mendapat bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor.

Menurut data BPBD, di Kampung Jampang ini ada 807 KK atay 2.802 jiwa yang terdampak.

Meliputi Kampung Jampang RT 02,03,04,05,07 RW 02 dan RT 04 RW 01.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.