Trent Alexander-Arnold berbicara mengenai awal yang menantang di masa pramusim Real Madrid, memuji intensitas serta standar tinggi yang diterapkan oleh pelatih baru, Jose Mourinho. Bek asal Inggris tersebut mengungkapkan bagaimana ia mempersiapkan diri selama liburan musim panas dan menetapkan target jelas untuk musim yang akan datang, seiring skuad membangun fondasi di bawah arahan pelatih asal Portugal itu di Valdebebas.
Awal pramusim yang menuntut bagi Real Madrid
Menurut Alexander-Arnold, pramusim Real Madrid 2026-27 sudah sesuai dengan ekspektasi dalam hal intensitas. Latihan di bawah Mourinho di Ciudad Real Madrid menampilkan sesi ganda yang melelahkan di panasnya cuaca Madrid — tepat seperti yang telah diantisipasi oleh para pemain saat kembali ke Valdebebas.
Dalam wawancara dengan saluran resmi klub setelah beberapa sesi latihan awal, Alexander-Arnold mengonfirmasi bahwa hari-hari pertama berjalan seberat yang dibayangkan. Ia berkata, “Sejauh ini berjalan baik. Cuacanya panas dan sangat intens. Ini adalah pramusim, dan itu yang kami harapkan. Ada banyak sesi berat, banyak sesi ganda, jadi sejauh ini benar-benar intens.”
Persiapan musim panas dan kesiapan Trent untuk kembali
Alexander-Arnold memastikan dirinya datang dalam kondisi puncak setelah libur musim panas. Ia menggunakan beberapa minggu pertama untuk beristirahat sebelum beralih fokus pada latihan lari dan membangun kembali kebugaran agar sepenuhnya siap ketika tim berkumpul kembali.
Ia menjelaskan, “Selama musim panas, kamu punya beberapa minggu libur, lalu beberapa minggu berikutnya digunakan untuk kembali berlari dan mengembalikan kebugaran. Sekarang di pramusim, kamu harus datang dalam kondisi siap. Jadi saya sudah siap dan sangat menantikan untuk kembali.”
Pujian tinggi untuk intensitas dan standar Mourinho
Topik utama yang banyak dibicarakan seputar klub raksasa Spanyol ini musim panas ini adalah kembalinya Mourinho untuk periode keduanya sebagai pelatih. Alexander-Arnold, yang sebelumnya pernah berhadapan dengan pelatih Portugal itu sebagai lawan, terkesan dengan pendekatan Mourinho sejak hari pertama.
Ia mengatakan, “Dengan Mourinho? Sangat baik, sangat baik. Saya selalu mengagumi sang pelatih. Saya pernah bermain melawannya beberapa kali dan merupakan kehormatan bisa bekerja dengannya dan stafnya.”
Ia menambahkan, “Dia sangat intens. Prinsip dan tingkat ekspektasinya sangat tinggi, jadi saya menantikan bagaimana, seiring kami saling mengenal, kami bisa belajar lebih banyak dan dia bisa mengajarkan kami banyak hal. Kami semua bersemangat dan ingin belajar serta berkembang. Saya yakin dia akan mengajari kami banyak hal dan membantu kami meraih trofi musim ini.”
Tujuan pramusim yang jelas sebagai dasar menuju kesuksesan
Menatap ke depan, fokus Alexander-Arnold tetap sederhana dan berbasis proses. Prioritas utama adalah membangun kondisi fisik yang ideal sambil memahami prinsip-prinsip taktik Mourinho agar tim tampil dengan identitas yang jelas saat kompetisi resmi dimulai.
Ia menambahkan, “Tujuan pramusim? Ini tentang mencapai kondisi terbaik, memahami prinsip dan bagaimana pelatih ingin kami bermain. Memahami bagaimana kami akan diatur dan menampilkan diri musim ini. Sederhananya, menjaga kebugaran, kembali beraksi, dan mendapatkan ritme permainan. Saya sudah lama tidak bermain, jadi rasanya baik sekali akhirnya bisa kembali dan membangun fondasi yang kuat untuk musim yang sukses.”
Dengan reputasi Mourinho yang dikenal menuntut komitmen penuh sejak masa kejayaannya sebelumnya di klub, komentar Alexander-Arnold menegaskan bahwa skuad kini telah sepenuhnya beradaptasi dengan standar tinggi yang dibutuhkan agar Real Madrid dapat kembali bersaing di berbagai ajang musim ini.