BNN Sulbar Duga Pelabuhan Hasil Bumi di Palu Pintu Masuk Narkotika Hingga Wilayah Sulawesi Barat
Ilham Mulyawan July 17, 2026 08:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sat Res Narkoba Polresta Mamuju menangkap AN, bersama dua orang lainnya usai kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Mamuju, Jumat (17/7/2026). 

Ketiganya kini masih berada di Mapolresta Mamuju untuk dimintai keterangan, dan ditahan atas kepemilikan barang haram tersebut. 

Baca juga: Gara-Gara Pemuda di Mamuju Overdosis Teriak Tidak Jelas Pengedar Boje 612 Butir Asal Majene Terciduk

Baca juga: Rencana Nikah Kandas, Calon Pengantin Pria dan Ipar di Mamuju Terjerat Sabu Terancam 20 Tahun Bui

Penyelidikan polisi, AN mendapat barang itu dari AJ, yang berdomisili di Kota Palu, Sulawesi Tengah. AJ kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat mengungkap Palu memang menjadi pintu masuk peredaran narkotika jenis sabu ke wilayah Sulawesi Barat. 

Kepala Seksi Intelijen BNNP Sulbar, Lonny Massa Ngoy, mengatakan Kota Palu memiliki pelabuhan yang menjadi rute kapal pengangkut hasil bumi atau kapal sayur yang berlayar langsung menuju sejumlah wilayah di Kalimantan, seperti Kotabaru, Nunukan, dan Tarakan.

"Jalur tersebut disinyalir menjadi salah satu akses utama masuknya sabu ke Pulau Sulawesi," kata Lonny saat dikonfirmasi wartawan tribun-sulbar.com pada Jumat (17/7/2026).

Selain itu, Lonny menjelaskan daerah-daerah yang memiliki aktivitas pertambangan tinggi di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara juga menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Menurutnya, tingginya perputaran uang di kawasan tambang kerap dimanfaatkan jaringan narkotika untuk memperluas peredaran barang haram tersebut.

Tak hanya dari arah Sulawesi Tengah, BNNP Sulbar juga mengawasi jalur masuk narkotika melalui Sulawesi Selatan.

Beberapa pelabuhan strategis seperti Pelabuhan Parepare dan Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru, dinilai memiliki akses langsung menuju Kalimantan yang diduga menjadi salah satu wilayah pemasok sabu ke Sulawesi.

Lonny mengatakan, jaringan pengedar yang diungkap aparat kepolisian dari Palu kemungkinan memiliki koneksi dengan bandar narkoba di wilayah tersebut.

Sulsel Juga Termasuk

Namun, ia menegaskan, peredaran narkotika ke Sulawesi Barat tidak hanya berasal dari Palu.

"Kasus yang kami ungkap juga ada yang berasal dari Sulawesi Selatan, seperti Pinrang, Sidrap, dan Parepare. Pola seperti ini sudah beberapa kali kami temukan," ujarnya.

Ia mencontohkan, pada tahun lalu BNNP Sulbar mengungkap kasus pemesanan sabu oleh seorang pelaku dari Donggala kepada bandar di Pinrang.

Selain itu, BNNP juga pernah menangkap seorang bandar di Kabupaten Polewali Mandar yang memesan narkotika dari Palu.

Untuk memutus rantai peredaran narkotika, BNNP Sulbar terus memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait.

"Kami saling berkoordinasi dan bertukar informasi. Bahkan dalam beberapa pengungkapan kasus kami saling membackup, karena narkotika merupakan extraordinary crime sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder," tutur Lonny. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.