TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026).
Seorang pengendara sepeda motor diduga hendak menjemput anak sekolah, namun tewas setelah tertimpa truk tronton yang mengalami kecelakaan beruntun.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB dan melibatkan total delapan kendaraan.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga dipicu truk tronton pengangkut air mineral bernomor polisi BK 8453 SG yang mengalami rem blong saat melaju dari arah Berastagi menuju Kota Medan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan truk yang melaju di jalur menurun tidak mampu dikendalikan hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
"Awalnya karena truk pembawa air mineral mengalami rem blong, sehingga menabrak tujuh kendaraan yang ada di depannya. Total kendaraan yang terlibat kecelakaan sebanyak delapan unit," ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat ditemui di lokasi kejadian dikutip dari TribunMedan.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Salah satu korban merupakan pengendara sepeda motor yang tertimpa truk setelah kendaraan besar itu oleng.
Seorang saksi mata bernama Candra mengaku melihat langsung detik-detik kecelakaan saat sedang bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi.
"Tadi aku kan di sini jaga parkir, kencang kali truknya. Habis itu nabrak mobil bawa sawit di depannya, terus merembet ke depannya," ucap Candra.
Menurut Candra, korban pengendara motor merupakan warga sekitar Kecamatan Sibolangit.
Ia menyebut korban saat itu diduga sedang dalam perjalanan untuk menjemput anaknya pulang sekolah.
"Iya mau jemput anaknya dia, dari arah atas mau ke bawah. Tertimpa truk itulah dia, langsung meninggal di lokasi," uungkapnya.
Informasi tersebut berasal dari keterangan saksi di lokasi dan belum menjadi kesimpulan resmi dari pihak kepolisian.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, mengatakan polisi telah mengamankan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
"Memang sang sopir membawa truk dengan laju kendaraan cukup tinggi, sehingga semua orang bisa kita lihat berhamburan, dan dentuman keras terjadi," ucap Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe.
Berdasarkan hasil analisis awal rekaman CCTV, truk tronton melaju cukup kencang di jalur menurun.
Saat mendapati antrean kendaraan di depannya, sopir diduga berusaha mengerem, namun sistem pengereman tidak berfungsi.
Truk kemudian menghantam kendaraan di depannya hingga mengalami pecah ban bagian depan.
Kondisi tersebut membuat sopir kehilangan kendali, membanting setir ke kiri, dan truk akhirnya terguling sebelum menimpa sepeda motor korban.
Hingga Jumat sore, petugas gabungan dari Polrestabes Medan dan Polres Tanah Karo masih melakukan proses evakuasi kendaraan di lokasi.
Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kemacetan panjang hingga sekitar dua kilometer di Jalan Jamin Ginting.