Dokter Gigi Ungkap 4 Kebiasaan yang Bikin Gigi Cepat Berlubang
Wahyu Gilang Putranto July 18, 2026 03:38 AM

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebiasaan sehari-hari ternyata menjadi salah satu penyebab utama gigi berlubang pada anak.

Tanpa disadari, rutinitas yang sering dianggap biasa justru membuat gigi anak lebih lama terpapar gula sehingga meningkatkan risiko karies.

Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Pondok Indah–Puri Indah, drg. Alana Aluditasari, Sp.K.G.A., mengatakan terdapat sejumlah kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari orang tua.

1. Tidur Setelah Minum Susu Botol

Menurut drg. Alana, kebiasaan anak tertidur setelah minum susu menggunakan botol merupakan salah satu penyebab yang paling sering ditemukan.

Sisa susu masih menempel pada permukaan gigi ketika anak tidur sehingga menjadi makanan bagi bakteri.

"Jadi tetap sebelum tidur, hal terakhir yang menyentuh gigi itu baiknya adalah pasta gigi," ungkapnya pada media interview melalui Zoom, Jumat (17/7/2026). 

Karena itu, setelah anak selesai minum susu, orang tua dianjurkan tetap menyikat gigi anak terlebih dahulu sebelum tidur.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Gigi Susu Berlubang Tetap Harus Ditambal, Ini Alasannya Menurut Dokter

2. Makan Terlalu Lama

Kebiasaan mengemut makanan atau makan terlalu lama juga meningkatkan risiko gigi berlubang.

Semakin lama makanan berada di dalam mulut, semakin lama pula gigi kontak dengan gula dan sisa makanan.

Menurut drg. Alana, karena itu terdapat aturan makan atau feeding rules agar waktu makan tidak berlangsung terlalu lama.

"Makan dalam 30 menit harus selesai,"imbuhnya. 

3. Jarang Menyikat Gigi

Kebiasaan berikutnya adalah jarang menyikat gigi.

Tanpa membersihkan plak secara rutin, bakteri akan lebih mudah berkembang dan merusak lapisan gigi.

4. Sering Makan Makanan Manis dan Lengket

Selain itu, konsumsi makanan manis yang lengket juga meningkatkan risiko karies.

Jenis makanan ini lebih mudah menempel di permukaan gigi sehingga sulit dibersihkan apabila tidak segera disikat.

Menurut drg. Alana, mengubah kebiasaan sehari-hari menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan gigi sejak dini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.