SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, ternyata membawa berkah bagi para pedagang di Pasar Simpang Sungki, Kecamatan Kertapati.
Sejak program MBG kembali berjalan pada Senin (13/7/2026), sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet dan keuntungan karena mendapat pesanan dalam jumlah besar dari dapur MBG.
Pasar Simpang Sungki menjadi salah satu lokasi pemasok bahan pangan untuk dapur MBG, mulai dari daging ayam, telur hingga ikan lele yang menjadi salah satu menu makanan bergizi bagi para siswa.
Pedagang ikan lele, Dahlia, mengatakan keuntungan yang diperoleh meningkat ketika dapur MBG memesan lele dalam jumlah besar.
"Kalau keuntungan alhamdulillah. Kalau ada yang pesan seperti dapur MBG, mereka tidak ambil sedikit, kadang 30 sampai 40 kilogram. Jadi pedagang juga lebih untung," ujar Dahlia kepada Sripoku.com, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, menu lele goreng memang tidak disajikan setiap hari. Namun, hampir setiap pekan selalu ada pesanan dari dapur MBG.
"Kadang dalam satu minggu ada yang pesan sampai 50-60 kilogram. Kalau begitu tentu keuntungannya lebih besar," katanya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Adi.
Ia mengaku pendapatannya melonjak dibandingkan hari-hari biasa ketika menerima pesanan dari dapur MBG.
"Kalau hari biasa ramai paling untung sekitar Rp500 ribu. Tapi kalau dapur MBG pesan, keuntungan bersih bisa sampai Rp1,5 juta setelah dipotong modal," katanya.
Adi menilai keberadaan program MBG tidak selalu berdampak negatif terhadap pasar.
Menurutnya, justru banyak pedagang bahan pangan yang merasakan manfaat dari meningkatnya permintaan.
"MBG ini ternyata tidak selalu berdampak jelek. Justru memberi keuntungan juga bagi kami pedagang," ujarnya.
Sementara itu, seorang pembeli bernama Maryam mengaku harga ikan lele saat ini mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, harga lele kini mencapai Rp25 ribu per kilogram, sedangkan sebelumnya berkisar Rp20 ribu hingga Rp23 ribu per kilogram.
"Ini mahal ya. Biasanya harga lele Rp20 ribu sampai Rp23 ribu, sekarang sudah Rp25 ribu per kilogram," katanya.
Maryam juga mengaku harus datang lebih pagi agar kebagian membeli ikan lele.
"Kalau di Pasar Simpang Sungki jualannya di ember, jadi harus datang pagi kalau mau dapat ikan lele," ujarnya.