2 Pria Todong Resepsionis Hotel Podomoro Batang Diduga Pakai Senpi, Kini Diburu Polisi
Reny Fitriani July 18, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Batang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Batang memburu dua pria yang diduga melakukan aksi penodongan terhadap seorang resepsionis Hotel Podomoro di Dukuh Cekelan, Desa Penundan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.

Baca Juga: Kasus Penodongan Pistol di Tol Cipularang, Polisi Identifikasi Nopol Mobil Pelaku

Dalam aksi yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB itu, salah seorang pelaku diduga menggunakan benda yang menyerupai senjata api untuk mengancam korban.

Sementara seorang pelaku lainnya menunggu di luar hotel menggunakan sepeda motor sebagai sarana melarikan diri.

Kasatreskrim Polresta Batang, IPTU Albertus Sudaryono, membenarkan laporan terkait dugaan penodongan disertai ancaman kekerasan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Benar, kami menerima laporan dugaan tindak pidana penodongan dan ancaman kekerasan yang diduga menggunakan senjata api. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan pelaku masih kami lakukan pencarian," kata IPTU Albertus Sudaryono kepada Tribunjateng, Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi tamu hotel. Salah seorang pelaku mendatangi meja resepsionis dan menanyakan tarif kamar.

Korban, Gallian Dwi Setiyadi (27), kemudian menjelaskan harga kamar kepada pelaku. Namun, situasi berubah ketika pelaku masuk ke area resepsionis.

"Setelah korban menjelaskan harga kamar, pelaku justru masuk ke ruang resepsionis, merangkul korban menggunakan tangan kiri, lalu mengeluarkan benda yang diduga senjata api dari balik pakaian dan menodongkannya ke arah perut korban sambil mengancam akan menembak," ungkap Albertus.

Meski berada di bawah ancaman, korban memilih melakukan perlawanan.

Aksi tersebut membuat korban berhasil melepaskan diri sehingga rencana pelaku diduga gagal.

"Korban melakukan perlawanan dan berhasil meloloskan diri. Mengetahui aksinya gagal, pelaku langsung melarikan diri keluar hotel. Di luar, sudah ada seorang rekannya yang menunggu menggunakan sepeda motor, kemudian keduanya kabur," jelasnya.

Usai menerima laporan, Satreskrim Polresta Batang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

"Kami sudah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti yang ada, mencari dan memeriksa saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kedua pelaku," ujarnya.

Selain memburu kedua pelaku, penyidik juga masih mendalami benda yang digunakan saat mengancam korban guna memastikan apakah benar merupakan senjata api atau hanya benda yang menyerupainya.

Polresta Batang turut mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas maupun keberadaan kedua pelaku agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku agar segera menyampaikan kepada pihak kepolisian. Setiap informasi akan sangat membantu proses pengungkapan kasus ini," pungkasnya.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung dan identitas kedua pelaku belum berhasil diungkap.

Sumber: TribunJateng.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.