Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel di Surabaya, Jawa Timur, terus meningkat.
Hal itu terlihat dari penyelenggaraan Dandim Padel Cup yang digelar di lapangan Padel & Citraland Area Surabaya, Sabtu (18/7/2026).
Salah satu pemilik Padel & Citraland Area Surabaya, Benny Setiawan Santosa, mengatakan turnamen ini menjadi langkah awal untuk mendorong Surabaya sebagai pusat penyelenggaraan kompetisi padel.
“Melalui Dandim Padel Cup ini kita bisa memajukan olahraga padel di Kota Surabaya dan menjadikan Surabaya sebagai hub perlombaan nasional maupun internasional di Indonesia Timur,” ujar Benny Setiawan ditemui Tribun Jatim di sela turnamen, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, meski saat ini semakin banyak lapangan padel bermunculan di Surabaya, animo masyarakat masih sangat tinggi.
Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80 di Sidoarjo Hadirkan Turnamen Padel, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
Pria yang juga Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Surabaya optimistis olahraga tersebut akan berkembang menjadi olahraga jangka panjang seperti badminton maupun tenis.
“Ke depan akan menemukan keseimbangannya. Padel bisa menjadi olahraga yang long term seperti badminton dan tenis, serta tetap menjadi favorit masyarakat,” katanya.
Benny mengungkapkan, Dandim Padel Cup diikuti hampir 500 peserta yang tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari luar kota hingga luar Pulau Jawa.
Ke depan, pihaknya berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas padel.
Tidak hanya menjadi tempat bermain bagi komunitas, Padel & di Surabaya ini juga menyiapkan program pembinaan atlet usia muda.
“Kami ingin membuka peluang pelatihan bagi anak-anak usia di bawah 17 tahun. Rencananya kami juga akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah agar padel bisa menjadi kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.
Untuk mendukung aktivitas tersebut, Padel & menghadirkan enam lapangan padel indoor dengan tinggi mencapai 12 meter.
Baca juga: Meriah IKA Sinlui Padel Competition, Pererat Alumni SMAK St Louis 1 Surabaya
Kondisi tersebut, kata Benny, membuat sirkulasi udara tetap baik dan suasana bermain terasa lebih sejuk.
Selain itu, lokasi lapangan yang belum dikelilingi banyak bangunan tinggi dinilai menjadi nilai tambah bagi kenyamanan pemain.
Ia berharap Dandim Padel Cup dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang.
“Harapannya tahun depan ada episode kedua, ketiga, dan seterusnya. Kami ingin menghadirkan turnamen rutin serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan olahraga padel,” ujarnya.
Ia menambahkan, Padel & membidik masyarakat Surabaya sebagai pasar utama, sekaligus menjangkau pecinta padel dari wilayah Gresik karena lokasi arena berada di kawasan perbatasan kedua daerah tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Padel &, Erick Sunur, mengatakan pihaknya akan terus melengkapi fasilitas guna menunjang kebutuhan para pemain, tidak hanya saat bertanding tetapi juga dalam menjaga kebugaran tubuh.
Menurut Erick, fasilitas latihan strength dan agility akan segera ditambah agar pemain dapat meningkatkan performa sekaligus mengurangi risiko cedera.
“Kami akan menambah fasilitas latihan strength dan agility karena otot perlu diperkuat agar tidak mudah cedera dan pergerakan kaki saat mengejar bola menjadi lebih lincah,” katanya.
Selain menyediakan toko perlengkapan olahraga padel dan kafe, Padel & juga berencana menghadirkan layanan sport therapy yang dipadukan dengan pendekatan sport science.
“Nantinya setelah bermain, pemain juga bisa mendapatkan pendampingan penguatan otot. Kami ingin berkolaborasi dengan berbagai bidang sport science sehingga fasilitas yang kami berikan semakin lengkap,” pungkasnya