TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Grup musik pop alternatif asal Semarang, Good Morning Everyone (GME) sukses menghibur, ratusan pengunjung yang memadati Palangka Raya Coffee Week, di Gedung Pertemuan Umum atau GPU Palampang Tarung, Sabtu (18/7/2026) malam WIB.
Penampilan mereka menjadi satu diantara hiburan yang paling dinantikan dalam festival kopi.
Festival ini diadakan sebagai rangkaian Hari Jadi Ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, dan Hari Jadi Ke-69 Kota Palangka Raya.
Sejak GME naik ke atas panggung, suasana di area festival langsung berubah semakin semarak.
Sorak sorai penonton terdengar bersahutan, sementara ratusan pengunjung memadati area depan panggung.
Baca juga: HUT ke-69 Kota Palangka Raya, Ketua DPRD Ingatkan PR Pembangunan dan Pelayanan Publik
Banyak di antaranya mengabadikan momen dengan telepon genggam, sedangkan lainnya larut bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang dibawakan band tersebut.
Di sela penampilannya, vokalis GME, Sani menyapa, para penonton yang memadati area festival.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir, serta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya yang turut menyaksikan penampilan mereka.
"Terima kasih banyak buat semua yang sudah datang malam ini. Terima kasih juga buat Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang sudah datang," ujar Sani.
Sani mengaku, terkesan dengan konsep Palangka Raya Coffee Week yang dinilainya tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha kopi untuk memperkenalkan produk, berbagi pengalaman, serta mendorong perkembangan industri kopi lokal.
"Sudah bikin acara yang seru banget, keren banget. Di sini banyak kopi-kopi, terus bisa menggerakkan perkopian di Palangka Raya," katanya.
Selama penampilannya, GME membawakan sejumlah lagu yang disambut antusias penonton.
Salah satunya lagu dengan judul “Salah”, yang ikut dinyanyikan bersama oleh para pengunjung dari depan hingga bagian belakang area festival.
Salah seorang pengunjung, Riko (28) mengaku sengaja datang ke Palangka Raya Coffee Week untuk menyaksikan penampilan GME secara langsung.
Ia mengatakan telah mengikuti karya-karya band tersebut sejak lama.
"Memang sengaja datang karena ngefans sama GME. Lagu favorit saya Salah, jadi pas tahu mereka tampil di Coffee Week langsung datang," ujarnya.
Menurut Riko, kehadiran GME menjadi daya tarik tersendiri yang membuat suasana Palangka Raya Coffee Week semakin meriah.
Selain menjadi ajang menikmati penampilan musisi nasional, Palangka Raya Coffee Week juga menjadi wadah promosi bagi pelaku industri kopi lokal.
Sebanyak 18 coffee shop turut ambil bagian dalam festival tersebut dengan menghadirkan beragam pilihan kopi dan produk unggulan kepada pengunjung.
Palangka Raya Coffee Week berlangsung pada 17–21 Juli 2026 di GPU Palampang Tarung.
Festival ini dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Selama penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya dapat menikmati sajian kopi dari belasan tenant, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan seperti talkshow, latte art competition, V60 Battle, pelatihan barista, hingga Franchise Fair yang menjadi ruang edukasi, kolaborasi, sekaligus pengembangan industri kopi di Kalimantan Tengah.