Tim nasional Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 dengan gemilang setelah mengalahkan Prancis 6-4 dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu yang penuh aksi. Bukayo Saka mencetak hat-trick bersejarah, sementara Jude Bellingham resmi menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia. Saat turnamen berakhir dan perhatian mulai tertuju pada generasi berikutnya, satu nama yang kerap disebut adalah Jobe Bellingham. Adik dari Jude ini tengah menulis kisahnya sendiri bersama Borussia Dortmund, dan ternyata ada banyak hal menarik tentang dirinya selain nama besar keluarganya.
1. Jobe Bellingham bergabung dengan Dortmund pada Juni 2025, mengikuti jejak Jude
Lahir pada 23 September 2005 di Stourbridge, Inggris, Jobe berusia dua tahun lebih muda dari Jude. Namun, kesamaan perjalanan karier keduanya sulit diabaikan. Jobe meniti karier dari akademi Birmingham City, menandatangani kontrak profesional pertamanya pada ulang tahunnya yang ke-17 pada tahun 2022, dan menghabiskan dua musim di Sunderland sebelum akhirnya hijrah ke Jerman. Dortmund datang menawarinya kontrak pada Juni 2025, dan Jobe pun menerima tantangan tersebut.
Sejak awal kedatangannya, Jobe sudah menunjukkan tekad yang kuat. “Rasanya seperti saya sudah menandatangani kontrak sejak lama. Saya sudah merasa menjadi bagian dari tim dan klub,” ujarnya kepada Bundesliga. “Saya tidak tahu mengapa saya datang ke klub seperti ini jika bukan untuk meraih segala hal yang mungkin dicapai.”
2. Kedua bersaudara ini sangat dekat meskipun bermain di liga yang berbeda
Mereka memang belum pernah bermain bersama dalam satu tim profesional, tetapi Jude dan Jobe dikenal memiliki hubungan yang sangat erat. Keduanya sering berlibur bersama di selatan Prancis, menghadiri Paris Fashion Week, dan terlihat bersama di berbagai konser di Eropa.
Saat Jobe resmi pindah ke Sunderland pada 2023, reaksi Jude di X — dengan tiga emoji mata hati — sudah cukup menggambarkan rasa bangganya. Setelah Jobe mencetak gol kemenangan dramatis melawan Leeds United, Jude menulis singkat, “Biarkan dia beraksi.” Jobe juga hadir saat perkenalan resmi Jude di Real Madrid dan menyaksikan final Liga Champions dari tribun. Setelah penampilan pertamanya bersama Madrid dengan Jobe di antara penonton, Jude berkata kepada TNT Sport, “Hari ini adalah pertama kalinya adik saya melihat saya bermain untuk Madrid.”
3. Ia memilih nama 'Jobe' di seragamnya untuk membangun identitas sendiri
Salah satu keputusan pertama Jobe di Sunderland adalah menghapus nama keluarga dari bagian belakang jerseynya. Ia memilih menggunakan "Jobe" alih-alih "Bellingham" — sebuah keputusan yang sangat disengaja.
Mantan manajer Sunderland, Tony Mowbray, menjelaskan kepada The New York Times: “Saya pikir dia ingin membangun identitasnya sendiri. Dia tidak ingin hidup di bawah bayang-bayang nama kakaknya; dia ingin menjadi pesepak bola dengan kemampuannya sendiri dan menunjukkan kepada orang-orang apa yang bisa ia lakukan.”
Keputusan itu saja sudah cukup menggambarkan siapa sebenarnya Jobe Bellingham.
4. Jude secara terbuka mendukung Jobe untuk mencapai level tertinggi
Jude tidak pernah menyembunyikan keyakinannya terhadap potensi sang adik. Setelah debut profesional Jobe, ia mengunggah video dengan pesan bahwa ia “sangat bangga.” Dalam wawancara penerimaan penghargaan Golden Boy 2023 dengan Tuttosport, Jude menambahkan, “Adikku Jobe adalah penyerang tulen seperti ayah kami. Jika Sunderland berhasil promosi ke Premier League, awas saja, dia akan bersinar!”
Saat kepindahan Jobe ke Dortmund dikonfirmasi, ia langsung menelepon Jude. “Dia bilang sangat bangga. Dia banyak tersenyum dan tertawa, lalu berkata aku harus menikmati semuanya,” kenang Jobe. “Klub ini sangat besar dan unik. Jika kamu benar-benar menikmatinya, pengalaman ini akan menjadi luar biasa.”
5. Sepak bola memang sudah menjadi bagian dari keluarga Bellingham
Di balik kesuksesan dua bersaudara ini ada keluarga yang memainkan peran besar. Ayah mereka, Mark, adalah mantan pemain sepak bola non-liga yang produktif sebelum menjadi sersan di Kepolisian West Midlands. Sementara itu, ibu mereka, Denise, selalu menjadi sosok penting dalam perjalanan karier kedua anaknya — hingga saat Jude pindah ke Dortmund, Denise ikut pindah ke Jerman bersamanya, sementara Mark tetap di Inggris untuk mendukung perkembangan Jobe.
Jobe kini telah memperkuat tim nasional Inggris di berbagai level usia, dan pada 2025 ia dipercaya menjadi kapten tim U-21. Keluarga Bellingham bukan sekadar keluarga pesepak bola karena kebetulan — sepak bola sudah menjadi bagian dari hidup mereka sepenuhnya.