Alumni Undip Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Dosen, 1 Dekade Alami Trauma
mahyuddin July 19, 2026 12:25 PM

TRIBUNPALU.COM - Seorang alumni Universitas Diponegoro (Undip), Jawa Tengah, mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dialaminya saat masih menjadi mahasiswa.

Korban mengaku merupakan mahasiswa Program Studi Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip angkatan 2010.

Dalam unggahannya di Treads yang ia rangkum dalam 18 bagian itu, ia mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang dosen pembimbing skripsinya yang hanya disebut dengan inisial D.

Pemilik akun Threads bernama @bonabon mengaku memberanikan diri berbicara setelah lebih dari satu dekade menyimpan pengalaman tersebut.

Selama perkuliahan, ia kerap mendapat perlakuan yang membuatnya tidak nyaman, mulai dari sindiran hingga perkataan yang merendahkan.

Baca juga: Pakar Sebut Pengalihan Perkara Eks Jampidsus Dinilai Bebani Citra Hukum Pemerintahan Prabowo

Memasuki masa penyusunan skripsi sekitar tahun 2015, korban menyebut dosen yang melecehkanyya tercatat sebagai pembimbing tiga.

Peristiwa yang disebut sebagai dugaan pelecehan seksual itu, menurut pengakuannya, terjadi saat ia melakukan bimbingan skripsi di ruang dosen pada sore hari.

Dalam unggahannya, korban mengaku sempat merasa tidak aman karena ruangan dalam keadaan sepi.

Ia kemudian menceritakan bahwa setelah bimbingan selesai, saat berpamitan dengan bersalaman, dosen tersebut diduga menarik kedua lengannya dan berusaha memeluknya.

Dalam unggahan di Threads, korban menuliskan bahwa saat berusaha menolak, dosen tersebut diduga berkata, "Sini cium dulu dong."

Korban mengaku spontan berteriak, "Pak, jangan Pak," sambil berusaha mempertahankan jarak dan melepaskan diri dari pelukan tersebut.

Ia menyebut peristiwa itu membuatnya mengalami trauma berkepanjangan.

Bahkan setelah pulang ke kos, ia mengaku menerima pesan singkat (SMS) dari dosen tersebut yang berisi permintaan maaf dan meminta agar kejadian tersebut tidak diceritakan kepada siapa pun.

Korban mengaku selama bertahun-tahun memilih diam karena merasa tidak memiliki kekuatan untuk melawan, terlebih dosen yang disebutnya memegang jabatan penting di lingkungan kampus.

Baru setelah mengunggah kisahnya di Threads, ia mengaku mulai menerima dukungan dari sejumlah pihak.

Bahkan, menurut pengakuannya, ada beberapa orang yang menghubunginya dan mengaku pernah mengalami pengalaman serupa.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Minggu 19 Juli 2026: Pisces Saatnya Bereksplorasi Bersama Kekasih

Unggahan tersebut pun menuai banyak tanggapan dari warganet.

Sejumlah pengguna Threads memberikan dukungan kepada korban, sementara beberapa lainnya mengaku mengetahui sosok dosen yang dimaksud maupun mengaku pernah mengalami pengalaman yang serupa.

Diketahui, Undip saat ini telah memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang bertugas menerima laporan resmi, menindaklanjuti investigasi secara objektif, serta memberikan perlindungan bagi korban agar tidak mengalami trauma sekunder.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.