TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kediri resmi memiliki kepengurusan baru. Mochamad Irsyad terpilih sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0, didampingi Imam Nawawi yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah untuk periode kepengurusan terbaru.
Penetapan tersebut merupakan hasil proses seleksi yang digelar pekan lalu. Pemilihan diikuti panitia seleksi, jajaran pengurus, dan anggota TDA Kediri dengan menghadirkan empat kandidat yang memaparkan visi serta misi sebelum memasuki tahap penilaian.
Ketua Wilayah TDA Jatim 2 sekaligus Ketua Panitia Seleksi, Galih Surya, menjelaskan seluruh tahapan berlangsung sesuai mekanisme organisasi. Mulai dari penyampaian gagasan para calon, sesi diskusi dan tanya jawab, hingga proses penilaian berdasarkan AD/ART, surat keputusan organisasi, serta nilai-nilai yang dianut TDA.
"Seluruh proses telah dilaksanakan dengan lancar. Kami mengucapkan selamat kepada Mochamad Irsyad sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 dan Imam Nawawi sebagai Sekretaris Daerah TDA Kediri 6.0. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani," kata Galih, Senin (20/7/2026).
Baca juga: Basket Kabupaten Kediri Raih Emas Kejurprov Jatim 2026, Modal Kuat Bidik Porprov 2027
Galih juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan. Menurutnya, suasana yang kondusif selama tahapan berlangsung menjadi cerminan kedewasaan organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan baru.
Ia berharap kepengurusan TDA Kediri 6.0 mampu memperkuat sinergi antarpelaku usaha sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Mochamad Irsyad membawa visi menjadikan TDA Kediri sebagai rumah bertumbuh bagi para pengusaha yang mampu menciptakan dampak positif melalui ekosistem bisnis yang rukun, solid, dan saling mendukung.
"Kami ingin membangun TDA Kediri sebagai rumah bertumbuh yang memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi dunia usaha dan masyarakat," kata Irsyad.
Untuk merealisasikan visi tersebut, kepengurusan baru menetapkan lima fokus utama. Di antaranya memperkuat kolaborasi bisnis dengan anggota dan mitra strategis, membangun budaya mentoring dan regenerasi pengusaha, menghadirkan program edukasi yang relevan, mempercepat transformasi digital melalui penguatan pemasaran digital, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan komunitas.
Selain itu, TDA Kediri 6.0 juga menyiapkan lima program unggulan, meliputi fasilitasi kolaborasi antara produsen dan pemasar, company visit ke berbagai sektor usaha, pelatihan digital marketing, penyusunan program sesuai tingkat perkembangan bisnis anggota, hingga gerakan 'Beli TDA Kediri' yang diharapkan mampu meningkatkan transaksi antaranggota sekaligus memperkuat perekonomian lokal.
"Dengan kepengurusan baru ini, TDA Kediri menargetkan lahirnya ekosistem pengusaha yang semakin adaptif, kolaboratif, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota maupun Kabupaten Kediri," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)