PROHABA.CO, SIGLI - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka datang dari keluarga besar Serambi Indonesia.
Ibunda Pemimpin Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, Hj Nurasyiah binti Kasem (90), meninggal dunia di kediamannya di Gampong Lam Glumpang, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Setelah disemayamkan, jenazah almarhumah diberangkatkan menggunakan ambulans Polda Aceh menuju Kabupaten Pidie untuk dimakamkan di kompleks keluarga yang berada di Yayasan Taman Pendidikan Quran (TPQ) UMMI, Gampong Mesjid, Kemukiman Aree, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie.
Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Hasan Basri M Nur, mengatakan almarhumah akan dimakamkan di kompleks keluarga yang berada di lingkungan Yayasan UMMI.
"Almarhumah dimakamkan di kompleks keluarga di Yayasan UMMI, Gampong Mesjid, Kecamatan Delima," kata Hasan Basri M Nur, Senin (20/7/2026).
Sebelum proses pemakaman, jenazah Hj Nurasyiah direncanakan dishalatkan di Masjid Al-Khasyi'in Gampong Mesjid Aree yang berada tidak jauh dari lokasi pemakaman.
Baca juga: Debit Air Kolam Mata Ie Turun,13 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Terdampak
Sejumlah warga mulai berdatangan ke rumah duka di Gampong Mesjid, Kemukiman Aree, Kecamatan Delima, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus membantu keluarga dalam proses pelaksanaan fardu kifayah hingga pemakaman.
Semasa hidupnya, Hj Nurasyiah dikenal sebagai sosok yang sederhana dan memiliki dedikasi besar dalam dunia pendidikan agama.
Sejak tahun 1972, almarhumah mengabdikan diri sebagai guru mengaji di Yayasan Ummi Kampung Aree, membimbing generasi muda mempelajari Al-Qur'an dan ilmu agama.
Pengabdian yang dijalani selama puluhan tahun menjadikan almarhumah dikenal luas sebagai sosok pendidik yang ikhlas, sabar, dan istiqamah dalam menebarkan ilmu kepada masyarakat.
Almarhumah meninggalkan enam orang anak, yakni Hasan Basri, Zainal Arifin, Irfan, Aisyaturradhiah, Halimatussakdiah, dan Lailatussaadah, serta keluarga besar yang turut berduka atas kepergiannya.
Baca juga: Mohd Din Purnatugas Setelah 37 Tahun Mengabdi, Serambi Indonesia Gelar Pelepasan Penuh Haru
Pihak keluarga juga memohon doa serta keikhlasan masyarakat untuk memaafkan segala khilaf almarhumah semasa hidupnya.
"Jika ada salah, mohon dimaafkan atas segala khilaf almarhumah," demikian pesan disampaikan oleh Hasan Basri.
Keluarga besar Serambi Indonesia, pengurus organisasi, serta kerabat dan sahabat dekat keluarga turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Kabar meninggalnya Hj Nurasyiah binti Kasem juga menyebar luas melalui media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp.
Sejumlah masyarakat menyampaikan ucapan belasungkawa serta doa agar almarhumah mendapat ampunan atas segala dosa dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Keluarga besar menyampaikan terima kasih atas doa dan perhatian masyarakat yang telah diberikan kepada almarhumah dan keluarga.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin.
Baca juga: Wartawan Serambi Indonesia dan Keluarga Alami Kecelakaan di Gunung Trans Nagan Raya
Baca juga: PSIS Semarang Resmi Rekrut Miftahul Hamdi, Winger Aceh Ini Diproyeksikan Bawa Mahesa Jenar Promosi
Baca juga: Patroli Perintis Presisi, Polres Lhokseumawe Perketat Pengamanan di SPBU dan Titik Keramaian