TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Aksi pencurian kotak amal terjadi di Musala Nailul Muna, Perumahan Tidar Sari, Kota Magelang, Senin (27/7/2026) dini hari. Seorang pelaku membawa kabur uang infak sekitar Rp1 juta setelah membongkar gembok kotak amal. Aksinya sempat dipergoki warga dan terekam kamera pengawas (CCTV).
Salah seorang warga Tidar Sari, Suwandi, mengatakan kejadian diketahui sekitar pukul 02.30 WIB. Saat pelaku dipergoki, dua warga langsung berusaha mengejar, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
"Kejadiannya sekitar jam setengah tiga malam. Warga yang mengejar ada dua orang, tapi tidak tertangkap karena pelakunya larinya sangat cepat," ujar Suwandi.
Menurutnya, saat berusaha kabur, pelaku bahkan meninggalkan sepasang sepatu di lokasi.
"Sewaktu dikejar, sepatunya sampai dilepas dan tercecer di jalan. Pelakunya lari tanpa memakai alas kaki," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Dimas Bagus Pandoyo, membenarkan adanya laporan pencurian kotak infak di wilayah hukumnya.
"Benar, telah terjadi pencurian isi kotak infak musala sekitar pukul 03.15 WIB di wilayah Magelang Selatan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi berinisial RA, kejadian bermula saat saksi yang sedang tidur mendengar suara gaduh dari luar rumah.
"Saat saksi membuka jendela, terlihat seseorang sedang membuka kotak amal dan memasukkan uang ke dalam tas atau jaket yang dibawanya," jelas Dimas.
Aksi pelaku juga terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi dan kini menjadi salah satu barang bukti dalam penyelidikan.
"Untuk aksi pelaku sempat terekam CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian," katanya.
Akibat pencurian tersebut, pengelola musala diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp1 juta.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
"Barang bukti yang kami amankan berupa gembok kotak amal yang telah dirusak serta sepasang sepatu yang ditinggalkan pelaku saat melarikan diri dari kejaran warga," ujar Dimas.
Saat ini, Polsek Magelang Selatan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Magelang Kota untuk mengungkap identitas pelaku.
"Kami terus melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polres Magelang Kota untuk mencari keberadaan pelaku. Harapan kami, pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.