TRIBUNJABAR.ID - BEKASI - Satu pelaku UMKM Soto Segar Solo di Pasar Modern Taman Alamanda, Bekasi, mendapat dukungan pengembangan usaha dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Bekasi melalui bantuan sarana usaha berupa gerobak, etalase kaca, meja, kursi, kompor, dan blender. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro yang produktif dan berkelanjutan.
Bantuan disalurkan melalui program pemberdayaan ekonomi YBM PLN bersama Srikandi PLN Bekasi. Penyerahan bantuan sekaligus launching program tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus YBM dan manajemen PLN UP3 Bekasi.
Dengan adanya dukungan sarana usaha tersebut, pelaku UMKM Soto Segar Solo diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memberikan pelayanan yang lebih nyaman kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya agar semakin produktif dan berdaya saing.
Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin, menyampaikan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu langkah nyata PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan diarahkan untuk menjadi dukungan produktif yang dapat mendorong usaha penerima manfaat agar berkembang secara berkelanjutan.
“Melalui bantuan ekonomi ini, kami berharap pelaku UMKM Soto Segar Solo dapat semakin berkembang dan memiliki sarana usaha yang lebih memadai. Dukungan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar usaha yang dijalankan dapat tumbuh lebih produktif dan berkelanjutan,” tutur Firman.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa melalui berbagai program YBM PLN, perusahaan terus berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“YBM PLN hadir sebagai wadah kepedulian insan PLN untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Melalui program pemberdayaan ekonomi seperti ini, kami ingin bantuan yang diberikan dapat menjadi modal produktif bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat kemandirian, dan membuka peluang kesejahteraan yang lebih baik,” jelas Muhammad Joharifin.
Program pemberdayaan ekonomi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Soto Segar Solo untuk mengembangkan usaha secara lebih optimal. Selain meningkatkan kapasitas usaha, bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan pelaku usaha dan keluarganya.
Melalui program tersebut, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, salah satunya dengan mendukung penguatan usaha mikro sebagai salah satu penggerak ekonomi di tingkat masyarakat.