Bupati Hamenang Dorong Industri Bonsai, Pameran Nasional Panacea IV Jadi Kado Hari Jadi ke-222
Delta Lidina July 20, 2026 07:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong pengembangan industri bonsai secara berkelanjutan saat menghadiri Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026 Panacea IV di Taman Kuliner RSUD Bagas Waras, Minggu (19/7/2026). 

Menurutnya, ajang tersebut menjadi bukti kreativitas masyarakat mampu berkembang seiring kepedulian terhadap lingkungan.

Pameran dan kontes yang digelar Badan Pengurus Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (BPPI) itu berlangsung pada 13–24 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Klaten dan diikuti pegiat bonsai dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Hamenang mengapresiasi penyelenggaraan Panacea IV yang dinilainya menjadi hadiah istimewa bagi masyarakat Klaten pada momentum hari jadi kabupaten.

"Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi Klaten yang sangat spesial. Tahun ini Klaten memperingati hari jadinya yang ke - 222, sebuah angka yang istimewa," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Hamenang. 

"Terima kasih kepada seluruh jajaran BPPI yang telah menghadirkan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026 Panacea IV sebagai salah satu kado indah bagi Kabupaten Klaten," ujarnya.

Menurut Hamenang, ajang tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal potensi daerah selain mengikuti kompetisi.

KONTES BONSAI NASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau sekaligus menyerahkan penghargaan kepada peserta Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026 Panacea IV di Taman Kuliner RSUD Bagas Waras, Klaten, Minggu (19/7/2026).
KONTES BONSAI NASIONAL - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau sekaligus menyerahkan penghargaan kepada peserta Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2026 Panacea IV di Taman Kuliner RSUD Bagas Waras, Klaten, Minggu (19/7/2026). (TribunSolo/Prokopim Setda Klaten)

"Sugeng rawuh di Kabupaten Klaten. Selain mengikuti kompetisi dan bersilaturahmi, kami mengajak seluruh peserta menikmati kuliner khas serta mengunjungi destinasi wisata yang kami miliki." 

"Klaten memiliki kekayaan alam di lereng Merapi, wisata air yang beragam, hingga warisan sejarah berupa candi - candi, dengan akses yang mudah dijangkau," katanya.

Hamenang menilai penyelenggaraan pameran bonsai nasional menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat mampu melahirkan industri kreatif yang terus berkembang.

"Event ini menunjukkan bagaimana industri kreatif dapat tumbuh melalui kolaborasi para pegiat lingkungan dan pecinta tanaman," ujarnya. 

Ia juga menyebut komunitas bonsai di Kabupaten Klaten merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

"Komunitas bonsai di Kabupaten Klaten juga menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Ini patut kita banggakan, namun kita tidak boleh cepat berpuas diri karena mempertahankan prestasi jauh lebih berat daripada memulainya," imbuhnya.

Setelah membuka acara, Bupati Hamenang meninjau area pameran, mengamati sejumlah bonsai yang mengikuti kontes, serta menyerahkan penghargaan kepada beberapa karya terbaik. 

Ia juga tampak berdialog dengan peserta dan pengurus penyelenggara mengenai perkembangan dunia bonsai.

Mengakhiri sambutannya, Hamenang berharap Pameran dan Kontes Bonsai Nasional dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah silaturahmi sekaligus penggerak industri bonsai di tingkat daerah maupun nasional.

"Semoga event ini terus berlanjut dan menjadi momentum bagi kita semua untuk bersama-sama mengembangkan industri bonsai di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Indonesia," pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.