Pemerhati Satwa Mateng Buru Buaya yang Terkam Warga Pasangkayu hingga Tewas 3 Ekor Sudah Ditangkap
Abd Rahman July 21, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Pemerhati satwa Mamuju Tengah mencari buaya yang menerkam warga hingga tewas di  Dusun Tikke Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pencarian itu atas permintaan dari keluarga korban bernama Ramasa  diterkam buaya saat hendak mencari kerang (tude) di kawasan muara sungai, Dusun Tikke Muara, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Mereka menyisir kawasan muara sungai yang menjadi tempat Ramasa dihabisi oleh hewan predator tersebut.

Baca juga: Anis Pemuda di Mamuju Curi Supra Fit Warga dan Ubah Jadi Taksi Pelaku Lalu Kabur ke Polman

Baca juga: Curi Motor Warga di Papalang, Pelaku Curanmor Ditangkap di Polman, Jual Hasil Curian Rp 2 Juta

Para pemerhati satwa itu melakukan pencarian sejak Kamis pekan lalu, mereka ingin menangkap buaya ganas itu.

"Sejak Kamis kami sudah turun bersama tim untuk mencari buaya yang diduga menyerang korban," ujar salah satu tim bernama Rio saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Selasa (21/7/2026).

Selama proses pencarian, tim telah berhasil menangkap tiga ekor buaya.

Namun, salah satu buaya yang berhasil ditangkap ditemukan dalam kondisi mati akibat terkena mata kail yang digunakan dalam proses penangkapan.

Rio menjelaskan, bangkai buaya tersebut kemudian dibedah untuk memastikan apakah merupakan buaya yang memangsa korban.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya potongan tubuh manusia di dalam perut buaya tersebut," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim memastikan buaya yang telah ditangkap itu bukan merupakan buaya yang menyerang Ramasa.

Karena itu, pencarian akan terus dilanjutkan hingga buaya yang diduga menerkam korban berhasil ditemukan.

"Kami belum bisa memastikan sampai kapan pencarian dilakukan. Keluarga korban berharap buaya itu segera ditemukan. Ini juga merupakan permintaan dari pemerintah desa," jelas Rio.

Rio juga mengklarifikasi terkait penemuan seekor buaya mati yang sempat menghebohkan warga baru baru ini.

Menurutnya, buaya tersebut merupakan hasil tangkapan tim pemerhati satwa yang sedang melakukan operasi pencarian di kawasan muara.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban saat itu mencari kerang bersama seorang warga bernama Sedo di sepanjang muara sungai.

Sedo mendengar suara gemuruh dari arah sungai dan melihat seekor buaya mendekati korban. Ia kemudian berteriak memperingatkan Ramasa agar segera naik dari sungai.

Namun beberapa saat kemudian, Sedo hanya mendengar teriakan "Allahu Akbar" dari korban sebelum akhirnya korban menghilang.

Warga bersama aparat kemudian melakukan pencarian hingga malam hari. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.15 Wita dalam kondisi meninggal dunia.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.