Lisandro Martinez dari Argentina Cedera Saat Final Piala Dunia, Pukulan Berat bagi Manchester United
Budi Santoso July 21, 2026 07:32 PM

Manchester United kini harus menunggu dengan cemas terkait kondisi kebugaran Lisandro Martinez setelah bek tersebut terpaksa meninggalkan lapangan dalam kekalahan Argentina atas Spanyol pada final Piala Dunia. Bek tengah yang menjadi pilar penting bagi klub maupun tim nasionalnya itu tidak mampu menyelesaikan babak pertama laga penentuan bergengsi yang digelar di New Jersey.

Bintang Argentina Alami Patah Hati di Final

Pemandangan Martinez memegangi kakinya kembali menjadi kekhawatiran yang akrab bagi para pendukung dan staf pelatih Manchester United. Dalam atmosfer penuh tekanan final Piala Dunia di East Rutherford, pemain bertahan yang dikenal tangguh itu akhirnya menyerah pada cedera fisik, terlihat memegangi bagian paha kanannya sebelum digantikan sesaat sebelum turun minum.

Rangkaian kejadian yang menyebabkan cedera tersebut bermula saat Martinez mendapat kartu kuning karena pelanggaran taktis terhadap Mikel Oyarzabal dari Spanyol, ketika tim Eropa itu mencoba melakukan serangan balik cepat. Meskipun kontak awal tampak tidak terlalu serius, pemain berusia 28 tahun itu jelas merasakan ketidaknyamanan yang signifikan beberapa menit kemudian.

United Cemas Menanti Kondisi Sang Bek

Kabar ini tentu menjadi mimpi buruk bagi staf pelatih Manchester United yang tengah mempersiapkan diri untuk musim baru. Martinez telah menjelma sebagai pemimpin lini pertahanan Setan Merah, dan absensinya dalam jangka waktu lama akan meninggalkan kekosongan besar di jantung pertahanan mereka.

Waktu cedera ini datang pada momen yang sangat tidak ideal bagi raksasa Liga Primer tersebut, yang berambisi membangun momentum dan bersaing memperebutkan trofi di berbagai kompetisi. Karier Martinez di Old Trafford sejauh ini memang sudah beberapa kali terganggu oleh periode cedera yang membuat frustrasi.

Pukulan Taktis bagi Tim Albiceleste

Final Piala Dunia kali ini digadang-gadang sebagai pertarungan supremasi global antara juara Eropa dan raja Amerika Selatan. Namun, babak pertama lebih banyak diwarnai oleh beban fisik yang dialami para pemain. Tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol memaksa Argentina melakukan sejumlah tekel berisiko, salah satunya kemungkinan berkontribusi pada keluarnya Martinez lebih awal. Spanyol akhirnya menang 1-0 setelah perpanjangan waktu, dengan Ferran Torres menjadi penentu kemenangan.

Karena ini adalah partai final, Martinez tetap bertahan bersama skuad untuk menerima medali runner-up, dan ia kemudian terlihat meninggalkan stadion tanpa bantuan tongkat atau pelindung kaki, yang memberi sedikit harapan bagi Manchester United.

Ketidakpastian Mengenai Waktu Pemulihan

Fokus kini akan beralih sepenuhnya pada hasil pemindaian medis yang harus dijalani Martinez. Dengan kemajuan ilmu kedokteran olahraga modern, diagnosis dapat dilakukan dengan cepat, namun indikasi awal secara visual menunjukkan bahwa cedera ini tidak ringan. Jika melibatkan robekan otot atau kerusakan ligamen, Martinez berpotensi menepi selama beberapa bulan, bukan minggu. Departemen medis United kini harus bekerja sama dengan federasi sepak bola Argentina untuk menilai tingkat kerusakan pada paha kanannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.