Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terpantau mengalami penurunan signifikan, pada Selasa (21/7/2026).
Turunnya harga bahan kebutuhan pokok seperti cabai merah, tomat, bawang merah dan bawang putih ini disambut antusias oleh para konsumen, mengingat harga komoditas bumbu dapur sempat berada di level yang cukup tinggi sebelumnya.
Sebelumnya, harga cabai merah sempat menyentuh angka Rp 60.000 per kilogram, dan bawang merah Rp 40.000 per kilogram.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Bener Meriah Melambung, Kini Tembus Rp 75.000 per Kilogram
Maryanto, salah seorang pedagang di Pasar Simpang Tiga, Kabupaten Bener Meriah, mengonfirmasi bahwa penurunan harga telah terjadi sejak sepekan lalu.
"Harga cabai merah, tomat, dan bawang sudah turun sejak sepekan lalu,” ujar Maryanto, kepada TribunGayo.com, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan pantauan wartawan TribunGayo.com, Bustami di lapangan berikut rincian harga sejumlah bumbu dapur:
Menurut Maryanto, penurunan harga ini terjadi karena pasokan dari petani lokal mulai melimpah seiring masuknya masa panen raya.
Selain itu, pasokan dari luar daerah, termasuk dari Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues juga ikut memperlancar ketersediaan barang di pasar Bener Meriah.
"Sekarang petani lokal mulai panen, jadi pasokan berlimpah, ditambah lagi pasokan dari Blangkejeren masuk ke sini. Itulah yang membuat harga menurun,” jelasnya.
Stabilitas dan penurunan harga bahan pokok ini berdampak langsung pada peningkatan aktivitas belanja masyarakat.
Aulia, salah satu warga yang ditemui di pasar, berharap kondisi ini dapat bertahan dalam jangka waktu lama guna meringankan beban ekonomi keluarga.
"Kami sebagai masyarakat tentu berharap harga semua bahan pokok tetap terjangkau dan stabil, sehingga kami lebih mudah berbelanja kebutuhan sehari-hari,” pungkas Aulia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bener Meriah, Rahmayanti, SE., MP, menyatakan bahwa berkomitmen terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sepanjang Tahun Anggaran 2026.
Dikutip dari laman resmi Pemkab Bener Meriah, Selasa (21/7/2026), Rahmayanti menegaskan bahwa program Disperindag fokus pada stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok melalui berbagai langkah konkret.
"Pada sektor perdagangan, program diarahkan pada stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok melalui operasi pasar, pemeriksaan mendadak (sidak) harga, serta pengawasan distribusi sembako,” jelas Rahmayanti.
Selain itu, Disperindag juga terus melakukan penataan pasar tradisional, pasar desa, serta pedagang kaki lima agar aktivitas perdagangan di Kabupaten Bener Meriah dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan harga tetap terkendali. (*)