TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Seorang pengendara sepeda motor berusia 25 tahun meninggal dunia setelah diduga menabrak bagian belakang truk pengangkut kayu bakar yang sedang terparkir di badan jalan pada Senin (20/7/2026) dini hari.
Korban diketahui berinisial GR (25). Setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.
Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan meski sempat menjalani perawatan medis.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Poros Galesong, tepatnya di Desa Tanabangka, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan suasana sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Sejumlah warga tampak memberikan pertolongan pertama kepada korban yang saat itu masih dalam kondisi sadar.
Karena situasi mendesak, korban dievakuasi menggunakan sepeda motor menuju fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Meski telah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Gowa yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Gowa, Ipda Heri Siswanto, menjelaskan kecelakaan terjadi pada waktu subuh ketika kondisi jalan masih minim penerangan.
Korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi DD 5095 PV dari arah Bajeng menuju Jalan Poros Galesong.
Saat melintasi lokasi kejadian, korban diduga tidak menyadari adanya truk pengangkut kayu bakar bernomor polisi DD 9793 SA yang sedang terparkir di badan jalan sehingga langsung menghantam bagian belakang kendaraan tersebut.
"Kronologinya, satu unit mobil truk yang terparkir di badan jalan ditabrak oleh pengendara sepeda motor," kata Heri.
Menurut Heri, korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Bajeng sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Namun, kondisi korban yang mengalami luka berat membuat nyawanya tidak tertolong.
"Korban mendapat pertolongan medis di Puskesmas Bajeng, kemudian dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa dan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis," ujarnya.
Akibat benturan keras, bagian depan sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi menduga minimnya pencahayaan di lokasi turut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Peristiwa terjadi menjelang pagi saat kondisi jalan masih gelap sehingga keberadaan truk yang terparkir diduga tidak terlihat oleh pengendara.
"Untuk di TKP karena masih subuh sehingga masih gelap. Diduga pengendara motor tidak mengetahui ada truk yang terparkir di badan jalan," jelasnya.
Saat ini, polisi telah mengamankan truk dan sepeda motor sebagai barang bukti. Sopir truk juga telah dimintai keterangan dan masih menjalani pemeriksaan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Gowa untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.