Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan sarana Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayahnya.
Baca juga: Panen Kakao Rutin, Petani di Pesawaran Terjepit Harga yang Terus Merosot
Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian berbasis desa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui pengembangan koperasi.
Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah siap mengawal serta menyinergikan program nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah sangat mendukung program Asta Cita Presiden Pak Prabowo untuk membangun koperasi dan membangun negara dari kampung. Tujuan utama dari koperasi ini adalah menyejahterakan masyarakat dan para anggotanya," ujar I Komang Koheri, Selasa (21/7/2026).
Komang Koheri mengatakan, program KDMP pada dasarnya berasal dari aspirasi masyarakat dan manfaatnya akan kembali dirasakan oleh warga desa melalui penguatan ekonomi lokal.
Atas hal tersebut, Pemkab Lampung Tengah memberikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin bersama jajaran TNI dalam percepatan pembangunan fisik sarana KDMP.
Saat melakukan peninjauan pembangunan KDMP di Desa Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa progres pembangunan sarana KDMP di Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan perkembangan signifikan.
"Untuk Lampung Tengah saat ini sudah ada 104 KDMP yang sudah selesai. Kita mengejar target di akhir bulan ini sampai 200 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," jelas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan di wilayah jajaran Kodam XXI/Radin Inten, sebanyak 1.104 unit gedung KDMP telah selesai dibangun.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas fisik bangunan sesuai spesifikasi sekaligus mengecek kesiapan fasilitas pendukung sebelum sarana KDMP mulai dioperasikan.
"Saya ingin mengecek apakah nanti sudah siap operasional atau belum, termasuk kelengkapan pendingin udara (AC), sarana ruang klinik, hingga meja pemeriksaan pasien yang akan segera kita lengkapi," pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)