PTPN I Perkuat Ketahanan Energi Lewat Bioetanol
Endra Zulkarnain July 21, 2026 03:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan bioetanol berbasis tebu.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PTPN I yang mengolah tetes tebu menjadi produk energi terbarukan bernilai tambah tinggi.

Komitmen tersebut ditunjukkan PTPN I dalam Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Presiden Prabowo Subianto meninjau sejumlah booth yang menampilkan komoditas strategis nasional dan produk hilirisasi.

Salah satu booth yang mendapat perhatian Presiden adalah booth PTPN I yang menampilkan inovasi hilirisasi perkebunan melalui pengembangan bioetanol oleh PT Enero.

Didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden Prabowo mendapatkan penjelasan langsung dari Direktur Utama PTPN I (Persero), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengenai proses pengolahan tetes tebu menjadi bioetanol serta kontribusinya dalam mendukung transisi energi nasional.

Presiden Prabowo mengapresiasi langkah PTPN I dalam mendorong hilirisasi sektor perkebunan menjadi produk strategis yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Menurut Presiden, pengembangan energi berbasis sumber daya dalam negeri menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian energi Indonesia.

"Pengembangan produk hilirisasi seperti ini merupakan langkah penting. Indonesia harus mampu mengolah kekayaan alam dan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah yang mendukung kepentingan nasional," ujar Presiden Prabowo.

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras menjelaskan, pengembangan bioetanol melalui PT Enero merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengoptimalkan potensi perkebunan melalui strategi hilirisasi.

"Melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), kami mengolah tetes tebu menjadi bioetanol dengan kapasitas produksi mencapai 100 kiloliter per hari. Produk tersebut dimanfaatkan sebagai fuel grade ethanol untuk campuran bahan bakar, termasuk Pertamax Green 95," jelas Rivai.

Selain fuel grade ethanol, PT Enero juga menghasilkan berbagai produk turunan bernilai tambah lainnya, seperti extra neutral alcohol untuk kebutuhan industri kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati.

Menurut Rivai, hilirisasi tebu menjadi bioetanol merupakan wujud nyata transformasi PTPN I dari perusahaan berbasis komoditas menuju korporasi agribisnis yang mampu menciptakan nilai tambah dan memberikan kontribusi terhadap agenda pembangunan nasional.

"PTPN I terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi komoditas perkebunan, tetapi juga mendukung keberlanjutan energi nasional," ujarnya.

"Bioetanol menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi melalui pemanfaatan sumber daya domestik," sambung dia.

Pengembangan bioetanol melalui PT Enero juga menjadi bagian dari upaya PTPN I mendukung ekonomi sirkular, di mana hasil samping industri gula berupa tetes tebu dimanfaatkan kembali menjadi produk strategis yang memiliki nilai tambah.

Kegiatan Panen Raya TNI tersebut turut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.)

Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto beserta anggota, jajaran pimpinan TNI, kepala lembaga negara, kepala daerah, serta jajaran direksi BUMN.

Melalui PT Enero, PTPN I terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.

Hilirisasi tebu menjadi bioetanol menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah, memperkuat industri hijau, dan menghadirkan energi masa depan yang lebih berkelanjutan.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.