Sumba Timur Jadi Venue Tenis Meja pada PON XXII Tahun 2028
Edi Hayong July 21, 2026 05:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Kabupaten Sumba Timur akan menjadi salah satu venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. 

Kota Waingapu, Ibu kota Kabupaten Sumba Timur, ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan cabang olahraga tenis meja.

Pelaksanaan cabor tenis meja direncanakan di Gedung MPL Waingapu yang alamat di Jalan Prof. Yohanes, Prailiu, Kecamatan Kambera.

Untuk memastikan kesiapan venue itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman melakukan kunjungan kerja ke Sumba Timur pada Minggu (19/7/2026).

Baca juga:  Biaya PON XXII 2028 Hampir Rp 1 Triliun, Gubernur NTT: Nanggung Bersama-sama

Di Sumba Timur, Marciano Norman disambut Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali yang diwakili Sekretaris Daerah Umbu Ngadu Ndamu.

Sekda Umbu Ngadu Ndamu menyambut baik kunjungan Ketua Umum KONI. Ia menilai kunjungan itu merupakan dukungan terhadap Sumba Timur sebagai daerah yang ikut berperan dalam pengembangan olahraga nasional. 

Juga sekaligus memperkuat kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang olahraga empat tahunan yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia.

“Kami berkomitmen terus bersinergi dengan KONI dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PON XXII 2028 melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga serta kesiapan seluruh sektor pendukung,” katanya dalam keterangan yang dikutip pada Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Stadion Marilonga dan Kali Wolowona di Ende Disiapkan Jadi Venue PON XXII 2028

Ketua Umum KONI Marciano Norman mengatakan, penunjukan Sumba Timur sebagai salah satu venue PON merupakan momentum untuk menggerakkan ekonomi daerah dan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya yang ada.

Marciano Norman mengatakan, PON yang diselenggarakan di NTT dan NTB harus sukses dalam pengembangan sport tourism.

Ia menyampaikan, penyelenggaraan PON akan memberikan dampak positif bagi pariwisata di sektor akomodasi, konsumsi, UMKM dan sektor pendukung lainnya.

“Selain sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi, PON harus sukses perekonomian yang di dalamnya sukses pariwisata,” katanya.

Ia pun berharap pelaku perhotelan, homestay, UMKM, kuliner, transportasi dan sektor jasa lain segera mempersiapkan diri menyambut kedatangan atlet, ofisial dan tamu dari berbagai daerah.

Terkait venue, Marciano mengatakan Gedung MPL Waingapu sudah layak menjadi lokasi pelaksanaan pertandingan tenis meja. Menurutnya, gedung itu cukup baik, para atlet akan merasa senang.

“Saya akan minta Ketum PB PTMSI untuk meninjau dan memberikan masukan kepada tuan rumah untuk menyempurnakan,” ujarnya. (dim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.