Apa itu Penyakit Tiroid yang Diidap Indra Bruggman? BB Turun 15 Kg hingga Trauma Bertemu Orang
Arie Noer Rachmawati July 21, 2026 06:32 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Aktor senior Indra Bruggman mengungkap perjuangan berat yang dialaminya saat didiagnosis mengidap penyakit tiroid.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisiknya, tetapi juga memengaruhi mental hingga membuatnya memilih menjauh sementara dari dunia hiburan.

Indra menceritakan, penyakit tiroid yang dideritanya menyebabkan perubahan signifikan pada tubuhnya.

Berat badannya turun drastis hingga sekitar 15 kilogram dalam waktu yang relatif singkat, disertai kerontokan rambut yang cukup parah.

Tak berhenti di situ, dampak penyakit tersebut juga memicu gangguan kecemasan yang cukup berat.

Indra mengaku sempat kehilangan rasa percaya diri dan merasa takut untuk bertemu maupun berinteraksi dengan banyak orang.

Kondisi itu membuatnya memutuskan untuk vakum dari aktivitas di dunia keartisan agar bisa fokus menjalani pengobatan dan memulihkan kesehatannya, baik secara fisik maupun mental.

Kini, setelah melalui proses pemulihan, Indra mulai berani menceritakan pengalamannya. 

"Ada rasa trauma dan ketakutan tersendiri kalau bertemu orang. Rasa panik itu sebenarnya dipicu oleh tiroid itu sendiri," ungkap bintang sinetron Jinny Oh Jinny ini saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan melansir dari Tribunnews.com, Senin (20/7/2206).

Indra menegaskan bahwa masalah rambut rontok yang dialaminya murni karena efek medis tiroid, bukan faktor genetik.

Kendati penampilannya berubah, ia memilih fokus pada esensi pengobatan terdalam, yakni memulihkan organ dalam tubuhnya terlebih dahulu.

Titik balik kesembuhan Indra terjadi ketika ia mengambil keputusan besar untuk mengubah metode pemulihannya.

Secara mandiri, ia mengalihkan ketergantungan obat-obatan tiroid dengan rutin berolahraga secara konsisten dan intens.

Bagi Indra, aktif bergerak adalah kunci alami untuk menaklukkan penyakitnya.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil manis.

Kini, Indra dapat bernapas lega karena hormon tiroidnya telah kembali stabil, berat badannya berangsur normal, dan rasa cemas yang menghantuinya telah sepenuhnya sirna.

Baca juga: Daftar 4 Penyakit yang Sebabkan Kolesterol Susah Turun, Perhatikan Pula Faktor Genetik

Mengenal Penyakit Tiroid dan Pengaruhnya bagi Tubuh

Pengalaman yang dialami Indra Bruggman menggambarkan betapa besarnya dampak gangguan tiroid bagi tubuh dan kesehatan mental seseorang.

Lantas, apa sebenarnya penyakit tiroid itu?

Penyakit tiroid adalah gangguan yang terjadi pada kelenjar di depan leher yang berperan penting dalam metabolisme tubuh.

Kelenjar ini berbentuk seperti kupu-kupu dan berfungsi menghasilkan hormon untuk mengatur berbagai sistem vital, mulai dari pernapasan, detak jantung, berat badan, pencernaan, hingga suasana hati (mood).

Meski bisa dialami oleh siapa saja, gangguan tiroid lebih banyak ditemukan pada wanita, terutama terkait dengan keluhan siklus menstruasi. 

Baca juga: Daftar Penyakit dan Gangguan Kesehatan Rentan Muncul di Musim Kemarau 2026 yang Lebih Panjang

Jenis-Jenis Penyakit Tiroid

Secara medis, gangguan pada kelenjar tiroid terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

  • Hipertiroid: Kondisi ketika kadar hormon tiroid meningkat drastis sehingga metabolisme berjalan lebih cepat. Gejalanya meliputi jantung berdebar-debar, berat badan turun mendadak, cemas, tremor, hingga rambut rontok seperti yang sempat dialami Indra Bruggman.
  • Hipotiroidisme: Kebalikan dari hipertiroid, kondisi ini terjadi saat kadar hormon tiroid di bawah normal, menyebabkan metabolisme melambat dengan gejala mudah lelah, kulit kering, hingga berat badan melonjak.
  • Nodul Tiroid: Munculnya benjolan atau kista pada permukaan kelenjar tiroid.
  • Penyakit Gondok (Goiter): Pembengkakan pada kelenjar tiroid yang membuat leher tampak membesar dan terkadang menyebabkan suara serak.
  • Kanker Tiroid: Perkembangan sel-sel abnormal yang tidak terkendali pada kelenjar tiroid.

Baca juga: Daftar 21 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Mei 2026

Penyebab dan Gejala Umum yang Perlu Diwaspadai

Ada beragam faktor yang dapat memicu munculnya penyakit tiroid, seperti faktor genetik, penyakit autoimun, peradangan kelenjar (tiroiditis), kekurangan yodium, hingga efek samping obat-obatan tertentu.

Selain itu, kehamilan dan kondisi pascamelahirkan juga dapat memicu gangguan tiroid yang memerlukan penanganan medis khusus agar tidak membahayakan ibu maupun janin.

Secara umum, gejala awal penyakit tiroid ditandai dengan munculnya benjolan di area leher.

Namun, perubahan drastis pada berat badan, tingkat kecemasan berlebih, jantung berdebar, hingga kelelahan kronis yang tidak biasa juga menjadi sinyal kuat agar seseorang segera melakukan pemeriksaan medis.

Kisah kesembuhan Indra Bruggman menjadi pengingat penting bahwa gangguan tiroid adalah kondisi serius yang mempengaruhi fisik sekaligus mental.

Kendati demikian, dengan penanganan yang tepat, disiplin dalam menjaga gaya hidup sehat, serta konsistensi berolahraga, kualitas hidup dan keseimbangan hormon tubuh dapat kembali pulih.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.