Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengintensifkan sosialisasi Program Beasiswa Sarjana Talenta Berprestasi (Pro Bestari) Tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp1 miliar.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita bahkan turun langsung memimpin sosialisasi hingga tingkat kelurahan, di antaranya Kelurahan Meri, Surodinawan, dan Metikan.
Menurut Ning Ita, langkah jemput bola tersebut dilakukan agar informasi mengenai program beasiswa dapat menjangkau seluruh masyarakat, selain melalui surat resmi dan akun media sosial resmi Pemkot Mojokerto.
Dengan demikian, semakin banyak mahasiswa asal Kota Mojokerto diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan memperoleh beasiswa dan tidak tertinggal jadwal pendaftaran.
"Progam Pro Bestari sudah berjalan enam tahun, wujud komitmen Pemkot Mojokerto meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi," ujar Ning Ita, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, Pemerintah Daerah memang tidak memiliki wewenang dalam mengelola perguruan tinggi, namun program ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Mojokerto.
Baca juga: Beasiswa Cinta Bergema Bagi Mahasiswa Jember Dibuka 20 Juli, Ada Bantuan UKT & Biaya Hidup Rp3 Juta
"Nah, salah satunya melalui indeks pendidikan, kami ingin semakin banyak masyarakat Kota Mojokerto mampu melanjutkan pendidikan sampai jenjang sarjana," kata Ning Ita Wali Kota Perempuan Pertama di Mojokerto Tersebut.
Ning Ita menjelaskan, alokasi anggaran beasiswa melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Bagi setiap mahasiswa yang lolos seleksi menerima bantuan Rp 3,6 juta setiap semester.
Bantuan ini untuk meringankan biaya hidup mahasiswa selama mereka menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
"Karena selama ini menjadi keluhan orangtua tidak hanya biaya kuliah, tapi juga biaya hidup anaknya selama kuliah. Program ini untuk membantu meringankan beban masyarakat," pungkas Wali Kota Ning Ita.
Baca juga: 134 Mahasiswa Lumajang Raih Beasiswa dari Pemkab, Bantuan Capai Rp6 Juta Per Semester hingga 4 Tahun
Untuk diketahui pendaftaran program ini mulai 1 Agustus 2026 dengan dilanjutkan ke tahapan seleksi.
Disi lain Pemkot Kota Mojokerto bersama BAZNAS juga menyediakan program beasiswa, untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Satu Rumah Satu Sarjana.
"Program ini sudah berjalan empat tahun, sebagai upaya mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat," tutup Ning Ita.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya menambahkan, dirinya berharap informasi ini dapat diakses seluruh masyarakat sehingga semakin banyak yang dapat memanfaatkannya
Baca juga: 7.380 Siswa Dapat Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya, Dana Kini Disalurkan Lewat Sekolah