TRIBUNPADANG.COM – Antusiasme terlihat dari Pemerintah Nagari Mundam Sakti, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, saat menyambut kedatangan mahasiswa KKN ke-52 An-Nahl Berdampak UIN Imam Bonjol Padang, Senin (21/7).
Perangkat nagari menunggu rombongan mahasiswa, dosen pendamping lapangan, dan tim pengantar hingga sore hari sebelum prosesi serah terima dilaksanakan, Senin (20/7).
Nagari Mundam Sakti yang terdiri atas tiga jorong, yakni Kampung Pinang, Ranah Pasar, dan Tanjung Raya, menjadi salah satu lokasi pengabdian mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang pada periode KKN tahun ini.
Sekretaris Nagari Mundam Sakti, Yogi Aprianto, S.Kom., menyampaikan rasa syukur atas kembali hadirnya mahasiswa KKN setelah cukup lama nagari tersebut tidak menerima peserta KKN dari UIN Imam Bonjol Padang.
“Setelah sekian lama tidak ada mahasiswa KKN dari UIN Imam Bonjol Padang, kini kami kembali menerima adik-adik mahasiswa untuk bersama-sama mendukung pembangunan nagari. Kehadiran mereka tentu akan menyemarakkan berbagai kegiatan masyarakat, terlebih menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Rombongan pengantar dipimpin Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Murisal, S.Ag., M.Pd. Turut hadir panitia KKN, Dr. Abdullah Khusairi, S.Ag., M.A., Aidil Aulya, M.A.Hk., Desip Trinanda, M.H., M. Arifatul Ardhi, serta Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Bashori, M.Pd.
Dalam sambutannya, Murisal secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN kepada Pemerintah Nagari Mundam Sakti.
Ia berharap pemerintah nagari dapat membimbing mahasiswa memahami dinamika kehidupan masyarakat sekaligus melibatkan mereka dalam berbagai aktivitas pembangunan.
“Ajarkan mahasiswa mengenal kehidupan nagari. Libatkan mereka dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat sehingga pengalaman yang diperoleh benar-benar menjadi bekal pengabdian sekaligus pembelajaran,” katanya.
Sementara itu, Panitia KKN, Dr. Abdullah Khusairi, S.Ag., M.A., berpesan agar mahasiswa mampu menjaga sikap dan membangun hubungan baik dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.
“Satu kebaikan yang dilakukan kepada masyarakat akan dibalas dengan seribu kebaikan. Jadilah mahasiswa yang pandai membawa diri, hadir dengan program-program yang berkesan, dan dokumentasikan setiap aktivitas positif melalui media sosial agar manfaat KKN dapat diketahui masyarakat luas,” pesannya.
Nagari Mundam Sakti memiliki potensi sosial yang cukup besar. Berdasarkan data pemerintah nagari, jumlah penduduk mencapai sekitar 3.975 jiwa yang tersebar di tiga jorong.
Di bidang pendidikan tersedia satu lembaga PAUD, dua Sekolah Dasar Negeri, dan satu Sekolah Menengah Pertama.
Untuk jenjang SMA, masyarakat melanjutkan pendidikan ke pusat Kecamatan IV Nagari maupun nagari tetangga, seperti Palangki.
Sebagai nagari yang seluruh penduduknya beragama Islam, Mundam Sakti juga memiliki 13 rumah ibadah, terdiri atas satu masjid dan dua belas mushala yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Diharapkan kehadiran kegiatan keberagamaan Mahasiswa KKN 52 2026 bisa lebih baik lagi dari semula.
Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Setelah acara serah terima selesai, tim pengantar berpamitan, sementara para 27 mahasiswa mulai menempati posko dengan membawa perlengkapan mereka sebagai awal pengabdian di Nagari Mundam Sakti selama masa KKN berlangsung. (rls)