Marc Cucurella menegaskan kembali komitmennya untuk menepati salah satu janji paling unik di Piala Dunia setelah tim nasional Spanyol meraih kemenangan di final melawan Argentina. Bek kiri tersebut memastikan bahwa ia akan membuat tato bergambar wajah pelatih Luis de la Fuente setelah La Roja dinobatkan sebagai juara di Stadion New York New Jersey.
Janji yang akan terukir di kulit
Sebelum perjalanan Spanyol di turnamen dimulai, Cucurella telah menyampaikan di Cadena COPE mengenai pengorbanan pribadi yang siap ia lakukan jika timnya mencapai kejayaan tertinggi, dengan berkata: "Jika kami memenangkan Piala Dunia, saya akan membuat tato wajah Luis de la Fuente."
Setelah peluit akhir berbunyi dalam kemenangan 1-0 Spanyol atas Argentina pada hari Minggu, dan dengan medali juara tergantung di lehernya, bek baru Real Madrid itu segera menggunakan media sosial untuk mencari seniman tato yang akan mengerjakan janjinya, menulis: "Ada seniman tato di sini?"
Dilema penempatan tato
Meski mantap untuk menepati janjinya, bek asal Spanyol itu mengaku masih memiliki beberapa keraguan tentang di mana tato tersebut akan dibuat.
"Saya belum tahu. Saya harus memikirkan di mana saya akan menempatkannya," ujar Cucurella kepada Marca di area campuran. "Orang-orang juga akan menanyakannya, jadi tidak harus di tempat yang terlihat, tapi ya sudah. Saya pikir kami masih memiliki perjalanan panjang ke depan, semoga mereka memberi saya ide, saya akan memikirkannya dan kemudian saya akan melakukannya."
De la Fuente juga menanggapi hal ini saat perayaan gelar juara dunia berlangsung. Alih-alih melarang para pemainnya melakukan hal yang bersifat estetika seperti itu, sang pelatih justru menekankan pentingnya integritas dan menepati janji, dengan berkata: "Saya sudah bilang kepada mereka bahwa mereka salah. Dan jika kamu membuat janji, kamu harus menepatinya. Lagi pula, saya tidak sejelek itu juga."
Mengatasi kritik lewat keberhasilan dunia
Di luar kisah tato yang menarik perhatian, Cucurella memanfaatkan momen penuh kebahagiaan ini untuk merenungkan perjalanannya menuju puncak serta berbagai rintangan yang telah ia lewati. "Saya sangat bangga, sangat bahagia. Pada akhirnya, tidak mudah berada di sini. Dalam karier kami, terutama saat remaja dan muda, semuanya sangat berat, dan kita harus mengambil keputusan. Kadang ada orang yang mengatakan kamu tidak cukup baik atau tidak akan berhasil," ungkap bek kiri tersebut. "Kepada semua orang yang berkata seperti itu, saya berterima kasih karena telah meluangkan waktu untuk memberi saya nasihat, juga kepada semua orang yang telah membantu saya. Kami keras kepala, kami tidak pernah menyerah, dan hari ini kami mendapat hadiah dari semua kerja keras itu."
Musim panas yang tak terlupakan bagi tim nasional Spanyol
Menjalani kehidupan bersama selama hampir dua bulan telah menciptakan ikatan yang kuat di antara para pemain, sesuatu yang dianggap Cucurella sebagai kunci keberhasilan mereka atas Argentina.
"Musim panas ini tidak mudah bagi kami, dan saya sangat bahagia... Ini perjalanan panjang; kami sudah bersama-sama cukup lama, dan sekarang saatnya untuk merayakan. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, kami telah menghabiskan hampir 50 hari di kamp latihan, dan sekarang waktunya untuk merayakan, bersama-sama, dan mengenang semua yang telah kami lalui," ujarnya.