BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Operasi SAR Gabungan yang dikomando oleh Basarnas Banjarmasin dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Martapura, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya ditutup .
Korban atas nama Dillah (20) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/7/2026) dini hari setelah dilakukan upaya pencarian secara intensif sejak laporan diterima.
Pada Selasa (22/7) pukul 00.45 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 15 meter dari lokasi kejadian yang diperkirakan.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Baca juga: Diduga Menceburkan Diri, Pria Warga Desa Keliling Benteng Ulu Banjar Tenggelam di Sungai Martapura
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja sama selama pelaksanaan operasi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara cepat, profesional, dan penuh semangat hingga korban berhasil ditemukan. Meskipun hasil operasi ini tidak sesuai dengan harapan karena korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, seluruh proses pencarian dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar,"ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan.
Dengan telah ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia akibat satu orang tenggelam di Sungai Martapura, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut.
Diketahui, informasi kejadian pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin pada Senin (21/7/2026) pukul 18.30 WITA dari Bapak Bagus, anggota Polsek Martapura Barat.
Berdasarkan laporan tersebut, seorang laki-laki bernama Dillah (20), warga Desa Keliling Benteng Ulu, diduga tenggelam di Sungai Martapura sehingga memerlukan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin segera mengerahkan Tim Rescue dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin, Polsek Martapura Barat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR) Kabupaten Banjar, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung, antara lain rescue car, rubber boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, Aqua Eye, dua set peralatan selam, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Baca juga: Warga Keliling Benteng Dilaporkan Tenggelam, Tim SAR Gabungan Turun Menyisir Sungai Martapura
Proses pencarian berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dan tidak mengalami kendala berarti di lapangan dan korban ditemukan dini hari dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, pada pukul 01.15 Wita, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing sebagai tanda berakhirnya operasi pencarian. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)