Intip Isi Rekening Nanik Deyang yang Mundur dari Kepala BGN, Punya 8 Properti hingga Mobil BMW
jonisetiawan July 22, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Keputusan Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi perhatian publik.

Di tengah berbagai pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nanik memilih melepaskan jabatannya setelah sekitar satu setengah bulan memimpin lembaga tersebut.

Faktor kesehatan menjadi alasan utama di balik pengunduran dirinya. Nanik diketahui akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri setelah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza Setiawan kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2026).

Baca juga: Kondisi Kesehatan Nanik Deyang yang Mundur dari Kepala BGN, Pamit Sambil Tahan Sakit Jantung

Dinilai Berhasil Meletakkan Fondasi Perbaikan BGN

Dirgayuza mengaku telah mengenal Nanik sejak Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Menurutnya, Nanik merupakan sosok yang selalu terpanggil ketika melihat masyarakat menghadapi persoalan.

Ia menilai selama memimpin Badan Gizi Nasional, Nanik langsung melakukan berbagai pembenahan terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

"Ketika dipercaya Presiden memimpin BGN, hanya dalam satu setengah bulan, ia membongkar masalah dan meletakkan fondasi perbaikan," ujar Dirga.

Dirgayuza juga menyebut Nanik menyaksikan secara langsung dampak ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis terhadap masyarakat.

Menurutnya, ketika program sempat berhenti selama masa libur sekolah, para petani, peternak, hingga pedagang merasakan dampaknya karena hasil produksi mereka tidak lagi terserap.

"Ia juga melihat sendiri bagaimana MBG menghidupkan ekonomi rakyat. Ketika program berhenti selama tiga minggu libur sekolah, petani dan peternak mengeluh hasil produksinya tidak terserap. Pedagang pasar harus membuang sayur dan buah karena kehilangan pembeli," sambungnya.

POLEMIK MBG - Nanik S. Deyang menduga eks Kepala BGN Dadan Hindayana tak suka padanya karena ia kerap mengritik soal MBG, tak diajak rapat.
POLEMIK MBG - Nanik mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional karena akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri, setelah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran dirinya dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan. (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Harta Kekayaan Nanik Capai Rp6,3 Miliar

Di tengah kabar pengunduran dirinya, laporan harta kekayaan Nanik S Deyang juga menjadi perhatian publik.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 17 Januari 2025, total kekayaan Nanik tercatat mencapai Rp6.303.290.605.

Sebagian besar kekayaan tersebut berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp5,402 miliar.

Rincian aset properti Nanik S Deyang:

  • Tanah dan bangunan seluas 105 m⊃2;/80 m⊃2; di Bekasi senilai Rp700 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 237 m⊃2;/320 m⊃2; di Depok senilai Rp1,5 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 199 m⊃2;/300 m⊃2; di Depok senilai Rp1,2 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 102 m⊃2;/306 m⊃2; di Depok senilai Rp700 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 219 m⊃2;/400 m⊃2; di Depok senilai Rp328,5 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 140 m⊃2;/200 m⊃2; di Depok senilai Rp210 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 400 m⊃2;/800 m⊃2; di Depok senilai Rp600 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 109 m⊃2;/204 m⊃2; di Depok senilai Rp163,5 juta.

Baca juga: Nanik Deyang Mundur Jadi Kepala BGN di Tengah Evaluasi Program MBG, Minta Maaf ke Prabowo

Koleksi Kendaraan Bernilai Rp705 Juta

Selain properti, Nanik juga melaporkan kepemilikan kendaraan dengan nilai keseluruhan Rp705 juta, yang terdiri dari:

  • BMW 520I CKD A/T tahun 2014 senilai Rp460 juta.
  • Toyota Avanza 1300 G tahun 2007 senilai Rp65 juta.
  • Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T tahun 2013 senilai Rp180 juta.

Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki tercatat sebesar Rp196.290.605.

Dalam laporan LHKPN tersebut, tidak terdapat pencatatan harta bergerak lainnya, surat berharga maupun aset lain di luar kategori tersebut.

Dengan demikian, total kekayaan yang dilaporkan Nanik S Deyang mencapai Rp6.303.290.605.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.