Portugal Diperingatkan Akan Hadapi 'Tragedi' Saat Cristiano Ronaldo Pensiun
Dewi Rahayu July 22, 2026 11:46 AM

Portugal telah diperingatkan bahwa mereka bisa mengalami penurunan besar dalam perhatian publik dan pendapatan begitu Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasionalnya. Seorang pakar pemasaran terkemuka menilai bahwa Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) harus menyiapkan strategi baru sebelum peraih lima Ballon d'Or itu benar-benar gantung sepatu.

Portugal bersiap menghadapi era setelah Ronaldo

Portugal diingatkan bahwa mereka dapat menghadapi kemunduran komersial yang signifikan begitu Ronaldo pensiun dari sepak bola internasional. Daniel Sa, direktur eksekutif Institut Administrasi Pemasaran Portugal (IPAM), menilai bahwa citra tim nasional sangat bergantung pada sosok penyerang berusia 41 tahun itu. Ronaldo telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 merupakan penampilan keenam sekaligus terakhirnya di turnamen tersebut, meskipun ia belum menutup sepenuhnya peluang untuk melanjutkan karier internasionalnya. Sa menegaskan bahwa tanpa kapten jangka panjang mereka, Portugal berisiko kehilangan eksposur media dan pendapatan finansial yang besar.

Pakar pemasaran berikan peringatan keras

Sa percaya bahwa pengaruh Ronaldo jauh melampaui kontribusinya di atas lapangan, menjadikan kepergiannya nanti sebagai tantangan besar bagi sepak bola Portugal. Ia juga menegaskan bahwa Ronaldo telah membantu FPF mendapatkan kontrak komersial yang menguntungkan selama lebih dari dua dekade, dan mendesak federasi untuk menyiapkan narasi baru untuk era setelah Ronaldo.

“Mungkin terdengar agak keras, tetapi dari perspektif merek, Ronaldo jauh lebih besar dibandingkan seluruh tim nasional Portugal dan banyak lainnya digabungkan,” ujarnya kepada kantor berita Lusa.

“Saya tidak sedang membuat analisis dari sisi olahraga, melainkan dari sisi merek: ini akan menjadi tragedi ketika ia pergi, karena banyak orang belum menyadari seberapa besar perhatian media yang akan hilang. Kita akan seperti jatuh di eskalator yang melaju cepat.

“Dialah yang membuat mereka menandatangani begitu banyak kontrak dan menghasilkan banyak uang selama lebih dari 20 tahun. Saya percaya FPF sedang mempersiapkan narasi yang berbeda, karena mereka tidak bisa bergantung hanya pada satu orang dan perlu menampilkan argumen lain. Jelas bahwa sepak bola Portugal tidak hanya tentang Ronaldo, namun strategi baru ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik.”

Lebih dari sekadar kesuksesan di lapangan

Menurut Sa, karier sepak bola Ronaldo kini hanyalah satu bagian dari apa yang menjadikannya salah satu merek olahraga terbesar di dunia. Ia menyoroti jangkauan global penyerang Al Nassr tersebut di media sosial, portofolio sponsor, serta investasi bisnisnya, dan menilai bahwa merek pribadi Ronaldo akan terus berkembang bahkan setelah ia berhenti bermain.

“Selain sebagai pemain, ada sosok Ronaldo sebagai influencer, yang merupakan yang terbesar di dunia dan orang dengan pengikut terbanyak di media sosial, Ronaldo yang disponsori oleh berbagai merek nasional dan internasional, serta Ronaldo sebagai investor di berbagai industri. Setelah ia berhenti bermain, merek ini akan terus berkembang,” jelas Sa.

Perencanaan untuk masa depan

Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 di babak 16 besar setelah kalah 1-0 dari juara akhirnya, Spanyol. Dengan masa depan internasional Ronaldo yang masih belum pasti, FPF diharapkan dapat memanfaatkan periode ini untuk memperkuat identitas tim nasional sebelum salah satu ikon terbesar sepak bola dunia itu benar-benar pensiun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.