Prabowo Targetkan Seluruh Sekolah di Indonesia Rampung Direvitalisasi pada 2029
GH News July 22, 2026 02:09 PM
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memberikan target seluruh sekolah di Indonesia selesai pada 2029. Hal ini ditujukan agar murid di seluruh Indonesia bisa memiliki lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman.

Target revitalisasi sekolah ini disampaikan Prabowo dalam Taklimat Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026) lalu. Awalnya, Presiden menyebut target program revitalisasi sekolah di 2026 mencapai 77 ribu sekolah.

Setiap tahunnya, target jumlah sekolah yang akan direvitalisasi diminta naik. Sehingga, di 2029 seluruh sekolah RI sudah selesai direnovasi.

"Tahun ini kita akan selesai 77 ribu sekolah renovasi. Tahun depan (2027) target kita 100 ribu, tahun 2028 100 ribu. Kita berharap di 2029 seluruh sekolah Indonesia sudah direnovasi," ujarnya dikutip dari tayangan ulang di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/7/2026).

Dana Revitalisasi Langsung ke Kepala Sekolah

Prabowo menyebut, sekolah yang mendapatkan dana revitalisasi ini akan langsung menerima bantuan. Dana bantuan disalurkan langsung ke kepala sekolah dan diawasi bersama oleh komite sekolah dan guru.

"Uangnya kita akan kirim langsung ke kepala sekolah diawasi oleh komite orang tua, komite guru, dan sebagainya," jelas Prabowo lagi.

Ia menyebut telah mendengar umpan balik dari program ini. Prabowo menyebut, masyarakat memberikan respons balik yang sangat baik.

"Ternyata hasilnya sangat baik. Kalau tidak salah ya, Menteri Mendikdasmen ada di sini ya, umpan balik yang saudara terima cukup bagus. Ya, baik, terima kasih," sampainya pada Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Besaran Anggaran Program Revitalisasi Sekolah 2026

Sebelumnya, Kemendikdasmen menyebutkan, pada 2026, target penyaluran dana Revitalisasi Sekolah sedikitnya bagi 71 ribu satuan pendidikan. Jumlah tersebut terbagi dalam target awal Kemendikdasmen sebanyak 11.744 satuan pendidikan dengan bantuan sebesar Rp 14 triliun dan tambahan target dari Presiden Prabowo Subianto minimal 60 ribu sekolah.

Ada 3 prioritas penerima bantuan pada 2026, yakni:

  • Sekolah dengan kondisi rusak berat
  • Sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
  • Sekolah terdampak bencana.

Sebagai catatan, besaran anggaran Rp 14 triliun hanya ditujukan untuk 11.744 satuan pendidikan. Kemendikdasmen sudah mengajukan anggaran belanja tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjalankan target revitalisasi tambahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Pada Rapat Kerja Komisi X dengan Kemendikdasmen pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut usulan ABT sudah disetujui. Kemendikdasmen mendapatkan ABT sebesar Rp 37.320.412.008.000 atau sekitar Rp 37,3 triliun untuk program revitalisasi satuan pendidikan.

Besaran anggaran ini dicairkan dalam dua tahap, yang mana tahap pertama sebesar Rp 18,66 triliun dan tahap kedua Rp 18,65 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk 40 ribu sasaran satuan pendidikan. Setiap tahap pencairan menyasar 20 ribu sasaran satuan pendidikan.

Sedangkan untuk 2027, Kemendikdasmen mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp 58,24 triliun. Dari anggaran itu, program revitalisasi satuan pendidikan membutuhkan anggaran Rp 14,28 triliun.

Devita Savitri
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023. Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.