TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong) bakal meminta klarifikasi dari beberapa pihak yang diduga terlibat praktik taruhan pada laga final Piala Dunia antara Timnas Spanyol dan Argentina.
Kasat Reskrim Polres Bolmong, Iptu Hardi Yanto Daenk, menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami kebenaran terkait dugaan taruhan tersebut.
"Selain taruhan miliaran juga ada taruhan ratusan juta dan kita akan mintai klarifikasi kebenarannya," ucap Kasat Reskrim, Rabu (22/07/2026), saat dihubungi via WhatsApp.
Ia menambahkan, langkah hukum ini diambil guna merespons maraknya kabar taruhan yang mendadak viral di tengah masyarakat.
"Bila nantinya terbukti ya akan kita tindak sesuai perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.
Pengusutan ini bermula dari beredarnya foto surat perjanjian antara RG dan RK.
Dalam kesepakatan tertulis itu, RG mendukung Timnas Spanyol, sementara RK menjagokan Timnas Argentina.
Tak tanggung-tanggung, keduanya sepakat mempertaruhkan aset senilai Rp140 juta berupa lahan perkebunan seluas 2 hektar yang berlokasi di Desa Uuwan dan Desa Matayangan.
Surat perjanjian tersebut bahkan ditandatangani oleh kedua belah pihak beserta para saksi, lengkap dengan dua lembar meterai tempel Rp10.000.
Sebelumnya, Polres Bolmong telah membidik dugaan taruhan bernilai miliaran rupiah.
Taruhan dengan nilai fantastis tersebut diduga melibatkan seorang warga Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) inisial AS dan seorang warga Manado inisial ED.
Mendengar adanya kabar tersebut, Polres Bolmong pun tak tinggal diam.
Melalui Kasat Reskrim Iptu Hardi Yanto Daenk, pihak Polres menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih dalam terkait hal tersebut.
"Nanti kita akan lakukan klarifikasi pihak-pihak terkait apa itu benar atau tidak," singkatnya.
Meski begitu, kasat Reskrim menjelaskan bahwa nantinya proses klarifikasi dilakukan untuk memastikan keaslian dokumen yang beredar.
Mereka juga akan mengungkap apakah benar telah terjadi praktik perjudian sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial atau tidak.
"Ada beberapa semacam surat perjanjian yang beredar terkait dugaan perjudian di final piala dunia ini tapi yang taruhan miliaran ini paling viral," jelasnya.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini