TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persaingan lulusan perguruan tinggi yang semakin mengarah ke pasar kerja global mendorong kampus-kampus di Kota Semarang memperkuat program pendidikan bertaraf internasional.
Salah satunya dilakukan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melalui peluncuran International Undergraduate Program (IUP) dalam rangkaian Dinusvaganza 2026 yang berlangsung di CitraLand Mall Semarang hingga Rabu (22/7/2026).
Rektor Udinus Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono mengatakan IUP dirancang sebagai kelas internasional untuk menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
Empat program yang dibuka meliputi Informatics and AI Engineering, Digital Strategic Communications, International Business Management, serta International Public Health.
Menurutnya, pemilihan bidang tersebut disesuaikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan, transformasi komunikasi digital, bisnis lintas negara, hingga kesehatan masyarakat bertaraf internasional.
Prof. Pulung menjelaskan peluncuran program di pusat perbelanjaan dipilih agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai inovasi pendidikan yang dikembangkan Udinus.
Baca juga: Belajar dari Medsos, Pria di Banyumas Oplos LPG 3 Kg Jadi Tabung 12 Kg, Untung Fantastis
"Udinus memilih mall untuk meluncurkan Udinus Vaganza, khususnya International Undergraduate Program, supaya suasananya lebih meriah dan publik luas bisa langsung mengetahui visi, misi, serta program-program baru yang dimiliki Udinus.
Jika hanya diselenggarakan di lingkungan kampus, momentum ini dinilai kurang menjangkau masyarakat, sehingga dipilih tempat umum seperti mall," katanya kepada tribunjateng.com, Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, IUP Udinus mengusung kurikulum berstandar internasional yang dilengkapi micro-credential certificate dari perusahaan global.
Selain itu, kampus juga menyiapkan Lifelong Learning Center untuk mendampingi alumni dalam pengembangan karier maupun kewirausahaan.
"Di Udinus, kita mempunyai kurikulum berstandar internasional serta micro-credential certificate dari perusahaan-perusahaan top global, yang akan meningkatkan peluang kesuksesan mahasiswa kita ke depannya. Kita juga punya Lifelong Learning Center sebagai komitmen Udinus untuk terus mendampingi alumni, baik dalam mencari pekerjaan maupun mengembangkan wirausaha," tuturnya.
Peluncuran IUP menjadi bagian dari Dinusvaganza 2026 yang selama tiga hari menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, teknologi, olahraga, dan seni sebagai upaya mendekatkan inovasi pendidikan tinggi kepada masyarakat.
Sementara dalam peluncuran tersebut juga dalam rangkaian Dinusvaganza 2026 yang berlangsung di CitraLand Mall Semarang.
Program ini mendapat dukungan dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti l, serta pemerintah Australia melalui Konsul Jenderal Australia di Surabaya Glen Askew, dan Senior Business Development Manager Australian Trade and Investment Commission (Austrade) Surabaya Aris Pratama.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai kehadiran IUP dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi sekaligus membuka akses terhadap peluang kerja yang lebih luas.
"Ini keren banget, dan aku sangat apresiasi program ini karena membuka peluang tambahan bagi mahasiswa untuk mendapatkan kompetensi yang lebih tinggi lewat IUP. Itu berarti ada peluang pekerjaan yang selama ini ada di Kota Semarang, bisa ditangkap langsung oleh teman-teman di Udinus lewat program ini," ujarnya.
Dukungan juga datang dari pemerintah Australia.
Adapun Senior Business Development Manager Australian Trade and Investment Commission (Austrade) Surabaya, Aris Pratama menilai, arah pengembangan pendidikan tinggi ke depan perlu semakin terhubung dengan kebutuhan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan.
"Kami mulai mencoba untuk mengintegrasikan pendidikan seperti ini dengan industri terdekat, karena kami melihat bahwa ini adalah masa depan pendidikan tinggi ke depannya.
Kolaborasi ini turut mengedepankan fleksibilitas, efisiensi, dan kualifikasi yang sesuai dengan persyaratan lembaga pendidikan ternama di Australia," katanya. (arl)