Laporan Wartawa Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Aksi nekat komplotan pencuri sepeda motor di Dusun Tualang, Kampung Sungailiput, Kejuruanmuda, Aceh Tamiang berakhir konyol pada Rabu (22/7/2026) siang.
Pelaku lari kocar-kacir meninggalkan lokasi kejadian usai dipergoki dan diteriaki oleh anak pemilik kendaraan.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Saat itu, korban Aminah sedang berada sendirian di rumah dan beraktivitas di kamar mandi.
Situasi rumah yang sepi mendadak terusik saat gesekan besi berulang kali terdengar dari tempat motor terparkir.
"Mulanya saya lagi di kamar mandi, tiba-tiba mendengar suara aneh seperti hentakan dan bunyi gemerincing besi," kata Aminah menceritakan detik-detik kejadian.
Penasaran dengan bunyi tersebut, Aminah lantas mengintip dari celah dinding kamar mandi.
Ia melihat seorang pria tak dikenal berada di dekat sepeda motor ayahnya.
Awalnya, Aminah tak menaruh curiga dan mengira pria tersebut adalah petugas pencatat meteran listrik.
Namun, kecurigaannya memuncak saat pergerakan pria itu makin mencurigakan dan terdengar gaduh.
"Awalnya saya kira orang benerin meteran listrik, jadi tidak saya hiraukan. Tapi kok lama-lama suaranya makin grasak-grusuk," tuturnya.
Baca juga: Pria Aceh Tenggara Curi Sepmor N-Max di SPBU di Aceh Selatan, Ditangkap di Pidie Jaya
Tak tinggal diam, Aminah langsung bersorak dari dalam rumah untuk menggertak.
Pelaku yang panik justru makin terburu-buru memaksakan stang motor agar bisa dibelokkan.
Sadar rumahnya disatroni pencuri, Aminah langsung berteriak histeris meminta pertolongan.
"Saya lihat dia mulai lincah membuka dan membelokkan setang motor. Dari situ langsung saya teriak 'maling, maling!' Terdengar teriakan itu, mereka langsung kocar-kacir pergi," ungkap Aminah.
Dua pelaku yang panik mendengar teriakan saksi langsung memacu sepeda motor bebek jenis Jupiter bernomor polisi tak dikenal dan kabur dari lengkingan suara Aminah.
Karena tergesa-gesa melarikan diri, pelaku sampai lupa mencabut alat perusak kunci yang digunakan.
"Alat yang digunakan maling untuk beraksi masih tertinggal, nancap di tempat stop kontak lubang kunci keretanya," pungkas Aminah. (*)