Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris sebagai Terlapor Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan
Feryanto Hadi July 22, 2026 05:20 PM

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sebagai terlapor dalam kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan. Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan atas dua laporan yang telah diterima kepolisian.

Meski demikian, hingga kini penyidik belum menentukan jadwal pemeriksaan terhadap Hotman Paris. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari pelapor serta mendalami alat bukti yang telah diserahkan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyidik akan menangani perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Iya (bakal memanggil terlapor)," kata Budi kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

Menurut Budi, saat ini penyidik masih berada pada tahap penelaahan laporan sebelum melangkah ke agenda pemeriksaan terhadap pihak terlapor.

"Penyidik akan menelaah laporan tersebut dan akan mendalami pelapor dan barang bukti," ujarnya.

Dua Organisasi Wartawan Melapor

Kasus ini bermula setelah Polda Metro Jaya menerima dua laporan polisi terhadap Hotman Paris dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Media Independen Online (MIO) Indonesia.

Kedua laporan itu didaftarkan pada Senin (20/7/2026) dengan dugaan pelanggaran sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Laporan yang diajukan PWI tercatat dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Sementara itu, laporan dari MIO Indonesia teregister dengan nomor LP/B/5298/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Berawal dari Konferensi Pers di Kejagung

Pelaporan tersebut dipicu oleh pernyataan Hotman Paris saat memberikan keterangan kepada media di Gedung Kejaksaan Agung pada Jumat (17/7/2026).

Ucapan yang dilontarkan Hotman saat menjawab pertanyaan wartawan dinilai merendahkan profesi jurnalis sehingga memicu reaksi keras dari berbagai organisasi pers di Indonesia.

Sejumlah organisasi wartawan kemudian mengecam pernyataan tersebut karena dianggap tidak mencerminkan sikap menghormati kerja jurnalistik.

Hotman Paris Minta Maaf

Di tengah polemik yang berkembang, Hotman Paris akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram resminya pada Senin (20/7/2026).

Dalam video tersebut, ia mengaku menyesali ucapannya dan meminta maaf kepada wartawan maupun organisasi profesi pers.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris, sehubungan dengan himbauan Persatuan Wartawan Indonesia, PWI, dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus, yang mengatakan, 'lu punya otak enggak sih?'," ujar Hotman.

Namun, Hotman juga menjelaskan bahwa menurut versinya, pernyataan tersebut terjadi karena situasi yang memanas saat sesi tanya jawab berlangsung.

Ia mengatakan, awalnya seorang wartawan bertanya mengenai dugaan adanya hidden agenda dari sebuah institusi. Saat itu ia menjawab tidak mengetahui persoalan tersebut karena tidak memiliki kapasitas untuk memberikan penjelasan.

Menurut Hotman, sebelum ia menyelesaikan jawabannya, wartawan lain kembali mengajukan pertanyaan mengenai dugaan kekeliruan institusi yang sama.

"Belum selesai saya jawab, tiba-tiba wartawan kedua bertanya, apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan? Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik bilang saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, 'kamu punya otak enggak sih?'," kata Hotman.

Ia menegaskan, ucapan tersebut muncul karena emosinya saat itu, bukan karena berniat menghina profesi wartawan.

"Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional. Tetap saya mengatakan, menyatakan maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia, karena selama ini juga saya sangat dekat kepada semua wartawan," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Hotman kembali menegaskan tidak memiliki niat untuk merendahkan jurnalis.

"Sekali lagi, tidak ada niat apa pun. Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas untuk menjawab, tapi ditanya lagi, ditanya lagi, sehingga saya jadi emosional. Sekali lagi, saya menyatakan minta maaf. Sekian dan terima kasih," kata Hotman Paris

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.