BOLASPORT.COM - Penyerang anyar Persebaya Surabaya, Yann Mabella, mengaku membawa kesan mendalam usai melakoni laga uji coba bertajuk 99th Anniversary Game. Ia akui terpukau dengan suporter Persebaya yakni Bonek.
Yann Mabella akhirnya merasakan langsung magis Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat Persebaya menjamu PSIS Semarang, pada Minggu (19/7/2026).
Bagi pemain kelahiran 22 Februari 1996 tersebut, pertandingan ini bukan sekadar partai debut, melainkan sebuah pengalaman emosional yang sulit dilupakan.
Pemain berusia 30 tahun itu mengaku dibuat kagum dengan antusiasme ribuan suporter yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sejak sebelum kick-off dimulai.
Lautan hijau dan nyanyian tanpa henti dari Bonek dan Bonita diakui Yann menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Bahkan ia tak ragu mengakui bahwa ini merupakan pengalaman terbaik selama karier sepak bolanya.
"Atmosfer di stadion benar-benar luar biasa. Saya sangat terkesan melihat begitu banyak suporter datang memberikan dukungan kepada tim," ujar Yann Mabella sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub, Rabu (22/7/2026).
"Sepanjang karier saya, ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan," ucapnya.
Sebelum berlabuh ke Kota Pahlawan, Yann Mabella diketahui sempat memperkuat klub asal Malaysia yakni Terengganu FC.
Menariknya, pemain yang telah mengoleksi delapan caps bersama Timnas Kongo ini secara blak-blakan membandingkan atmosfer sepak bola di Indonesia dan Malaysia.
Menurutnya, fanatisme yang ditunjukkan pendukung Bajul Ijo berada di level yang berbeda.
Ia tak pernah merasakan atmosfer seperti yang ditunjukkan pendukung Persebaya itu selama memperkuat tim asal Malaysia.
"Saat bermain di Liga Malaysia, jumlah penontonnya tidak sebanyak ini. Di sini saya bisa merasakan kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola dan Persebaya," kata Yann Mabella.
"Saya sangat menyukai semangat mereka. Suara yang mereka ciptakan, dukungan yang terus diberikan sejak awal hingga akhir pertandingan, benar-benar membantu pemain di lapangan. Sebagai pemain, tentu sangat menyenangkan ketika melihat suporter selalu berada di belakang tim dalam situasi apa pun," jelasnya.
Pengalaman luar bisa ini semakin terasa spesial, karena ia juga sukses mencatatkan namanya di papan skor di hadapan Bonek dan Bonita.
Turun sebagai pemain pengganti di babak kedua, Yann sukses mencetak gol perdana yang sempat membawa tim asuhan Bernardo Tavares unggul sebelum laga berakhir imbang 2-2.
Bagi seorang striker, mencetak gol di laga debut di kandang sendiri tentu menjadi modal kepercayaan diri yang sangat berharga.
"Tentu saya sangat senang bisa mencetak gol pertama untuk Persebaya. Sebagai seorang penyerang, mencetak gol selalu memberikan perasaan yang istimewa," ungkap Yann Mabella.
"Namun yang lebih penting bagi saya adalah bisa membantu tim dan merasakan kebahagiaan itu bersama rekan-rekan setim serta para suporter."
Walaupun sukses menandai debutnya dengan mencetak gol mani, tetapi pemain yang pernah memperkuat Nancy tersebut menegaskan bahwa ini baru permulaan untuknya.
Ia bertekad untuk bisa menjadi lebih baik bersama Persebaya musim ini, karena ia ingin bisa memberikan kontribusi besar buat Bajul Ijo di Super League musim 2026/2027.
Namun, sebelum menghadapi Super League, Persebaya akan lebih dulu fokus menatap turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang bergulir pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Tim asuhan Bernardo Tavares ini bakal menghadapi laga perdana Grup B melawan Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (26/7/2026).
"Gol ini memberikan kepercayaan diri dan motivasi tambahan untuk saya," tutur Yan Mabella.
"Saya ingin terus bekerja keras, beradaptasi dengan tim, dan memberikan yang terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan bermain. Saya berharap bisa membantu Persebaya meraih banyak hasil positif musim ini," pungkasnya.