TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Suasana di luar Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang saat sidang perdana Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, Kamis (23/7/2026), tampak jauh lebih tenang dibandingkan sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo yang digelar sebelumnya.
Tidak terlihat pemasangan barrier besi maupun penutupan jalan di sekitar pengadilan, hingga massa aksi dan pengawalan kepolisian dengan jumlah jamak.
Arus kendaraan di Jalan Siliwangi juga tetap mengalir normal sehingga aktivitas warga dan pedagang berlangsung seperti biasa.
Perbedaan suasana itu turut dirasakan para pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar kompleks Pengadilan Negeri Semarang.
Seorang pedagang angringan, Kusnaini mengatakan kondisi di luar pengadilan pada sidang Fadia jauh lebih lengang dibandingkan saat sidang Sudewo.
"Ramai yang kemarin itu, ada polisi sama orang yang demo. Kalau sekarang ya biasa saja orang yang datang tidak sebanyak kemarin. Jalan juga lancar, pembeli juga ya seperti hari-hari biasa," ujarnya kepada Tribun Jateng.
Menurutnya, saat sidang Sudewo, kawasan pengadilan dipadati massa pendukung sehingga akses menuju lokasi menjadi lebih ramai.
"Waktu sidang yang kemarin itu ramai sekali. Banyak orang berdatangan, polisi juga lebih banyak. Sekarang tidak begitu," katanya.
Baca juga: Dicat Merah Putih, Jembatan Gantung Garuda di Bancak Semarang Diresmikan TNI
Pantauan Tribun Jateng, aparat kepolisian tetap bersiaga di sekitar pengadilan untuk mengamankan jalannya persidangan.
Namun, pola pengamanan dilakukan secara normal tanpa penyekatan maupun pemasangan barrier besi seperti yang terlihat pada sidang Sudewo.
Sementara itu, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq tiba di Pengadilan Tipikor Semarang sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan mobil tahanan.
Mengenakan rompi tahanan oranye, kerudung hitam, kemeja hijau tua, dan celana hitam, Fadia langsung berjalan menuju ruang sidang tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
Di lokasi juga tampak suami Fadia, Mukhtaruddin Ashraff Abu bersama putra mereka Muhammad Sabiq Ashraff yang hadir untuk mengikuti jalannya persidangan. (Rad)