TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus mencatatkan pertumbuhan masif.
Hingga saat ini, kepesertaan JKN telah menjangkau 284 juta jiwa atau sekitar 98 persen dari total penduduk Indonesia.
Informasi ini mengemuka dalam acara peluncuran program TASBIH JKN (Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah JKN) di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (23/7/2026).
Untuk mendukung cakupan kepesertaan yang sangat besar tersebut, BPJS Kesehatan telah memperkuat jaringan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Tercatat, sebanyak 23.000 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik, serta 3.021 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) atau rumah sakit telah bekerja sama.
Secara geografis, penguatan juga merata hingga ke daerah. Di wilayah Kedeputian 11 yang meliputi Provinsi Bali, NTB, dan NTT, BPJS Kesehatan telah menyediakan 1.634 FKTP dan 184 FKRTL yang siap melayani seluruh peserta dengan komitmen layanan yang mudah, cepat, setara, dan tanpa diskriminasi.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan bahwa selain memperluas jaringan fasilitas medis dan menggandeng tokoh agama lewat program TASBIH.
"BPJS Kesehatan juga terus melesat dalam hal transformasi digital demi mempermudah akses masyarakat,"jelasnya.
Beberapa kanal layanan non-tatap muka yang terus dioptimalkan antara lain:
Aplikasi Mobile JKN: Bisa diunduh langsung di Play Store untuk berbagai keperluan administratif dan informasi.
Layanan PANDAWA: Akses melalui WhatsApp di nomor 08118165165 yang siap melayani 24 jam penuh.
Aman JKN & Viola: Anjungan Mandiri JKN dan Virtual Office untuk interaksi layanan yang lebih fleksibel.
Melalui integrasi infrastruktur medis yang kuat, kemudahan digitalisasi, dan semangat gotong royong yang digelorakan bersama para tokoh agama, Program JKN diharapkan terus memberikan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia menuju target Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Gandeng MUI dan Dai Jadi Garda JKN, BPJS Kesehatan Luncurkan Program TASBIH di Mataram