Anak Viral Pamer Kekayaan, Pejabat Gayo Lues Nevirizal Pilih Mundur dari Jabatan
Rita Lismini July 23, 2026 05:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, dr H Nevirizal, memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

Keputusan tersebut diambil setelah video yang memperlihatkan aksi pamer kekayaan atau flexing yang diduga dilakukan anaknya bernama Dea viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Dalam surat pengunduran dirinya, Nevirizal menyatakan keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas polemik yang muncul akibat perilaku anggota keluarganya.

"Keputusan ini saya ambil dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab akibat munculnya perhatian publik terkait perilaku anggota keluarga saya yang menimbulkan polemik dan telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi tempat saya mengabdi," tulis Nevirizal dalam keterangan yang diterima di Meulaboh, Aceh Barat, dikutip dari Instagram @undercover.id, Kamis (23/7/2026).

Pengunduran diri tersebut berlaku mulai hari itu.

Nevirizal mengatakan surat pengunduran dirinya telah diserahkan kepada Wakil Bupati Gayo Lues, H Maliki, di Blangkejeren. Penyerahan dilakukan kepada wakil bupati karena saat itu Bupati Gayo Lues sedang menjalankan tugas di luar daerah.

Dalam suratnya, Nevirizal kembali menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai pejabat publik.

Meski persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan pribadi keluarganya, ia menyadari posisinya sebagai aparatur pemerintah mengharuskan dirinya menjaga integritas, etika, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang dipimpinnya.

Menurut Nevirizal, polemik yang muncul akibat viralnya video sang anak telah memengaruhi citra institusi pemerintah tempat dirinya mengabdi.

Karena itu, ia memilih mengundurkan diri agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak terus berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Gayo Lues.

Awal Mula Disorot

Sebelumnya, nama Nevirizal menjadi perhatian publik setelah video Dea yang diduga memperlihatkan memamerkan gaya hidup mewah atau flexing ramai beredar di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari warganet.

Unggahan Dea itu bahkan ramai dibahas di berbagai platform media sosial setelah akun Instagram @sadampermana.w mengunggah video bertajuk "Kawal Kasus Anak Pejabat Aceh Gayo" pada Rabu (22/7/2026).

Dalam video itu diperlihatkan sejumlah tangkapan layar unggahan yang diduga berasal dari akun milik Dea, termasuk beberapa percakapan dalam grup WhatsApp bernama "KELUARGA dr. NEVIRIZAL".. 

Beberapa unggahan yang menjadi sorotan memperlihatkan aktivitas perjalanan ke luar negeri, koleksi kendaraan, hingga foto-foto yang disertai tulisan mengenai kondisi ekonomi keluarga.

Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan menampilkan kalimat, 

"Sok mantep bgt lu, emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga getar."

Unggahan lain memperlihatkan tulisan, "Papa kerja, anak istri di Eropa, tiba-tiba ke Korea." 

Anak pejabat Aceh Gayo pamer hidup mewah berujung jadi sorotan di media sosial, Rabu (22/7/2026).
Anak pejabat Aceh Gayo pamer hidup mewah berujung jadi sorotan di media sosial, Rabu (22/7/2026). (Thread/@raraberliana)

Sementara unggahan lain menunjukkan deretan jerigen berisi bahan bakar dengan keterangan bahwa sang ayah membeli 15 jerigen BBM.

Akun @sadampermana.w pun mengkritik unggahan tersebut.

Menurutnya, gaya hidup yang dipamerkan dinilai tidak sejalan dengan kondisi masyarakat di Aceh Gayo yang masih menghadapi berbagai persoalan.

"Eh ini lagi viral banget, ada anak pejabat dari Aceh Gayo yang diduga flexing dengan cara yang tidak pantas. Kalian tahu enggak, daerah Aceh Gayo itu masih banyak jembatan yang belum diperbaiki, bensin susah, jalanan masih rusak dan berlubang, sementara mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani," ujarnya dikutip TribunBengkulu, Rabu (22/7/2026). 

Sorotan publik semakin meluas setelah sejumlah netizen yang mengaku berasal dari wilayah Aceh Gayo ikut menyampaikan kondisi daerah tersebut.

"Halo, keluarga aku banyak berasal dari Gayo Lues, bahkan kakek aku berasal dari sana. Asal kalian tahu, Gayo Lues merupakan kabupaten di Aceh yang sangat terisolasi karena secara geografis berada di pegunungan dan diapit hutan lebat. Sampai sekarang masih banyak daerah yang sulit sinyal, jalanan rusak dan masyarakat mayoritas bekerja sebagai petani," tulis seorang pengguna media sosial.

Selain itu, unggahan lain yang memperlihatkan deretan jerigen berisi bahan bakar juga turut menuai komentar.

"Ini beli minyak 15 jerigen, pejabat digaji dengan uang rakyat, uang kita, uang orang yang kerja sehari-hari," ucap akun @sadampermana.w.

Ramainya unggahan tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian meminta agar kasus itu dikawal secara transparan dan diproses sesuai aturan apabila ditemukan pelanggaran.

"Maklum guys, OKB," tulis seorang netizen.

"Flexing-nya kampung banget," tulis pengguna lainnya.

Sementara itu, ada pula netizen yang mengaitkan gaya hidup yang dipamerkan dengan kondisi infrastruktur di daerah.

"Kampungan! Sampai dibahas Kak Sadam. Padahal jalan di sini masih banyak yang rusak sampai warga bangun jembatan sendiri. Paling ujung-ujungnya cuma minta maaf," tulis netizen lainnya.

Di tengah ramainya perbincangan tersebut, kini harta kekayaan Nevy Rizal turut menjadi sorotan publik. 

Harta Kekayaan Nevy Rizal 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 9 Juli 2025/Khusus saat menjabat sebagai Plt Sekda Gayo Lues, total harta kekayaan Nevi Rizal mencapai Rp. 1.468.226.875.

TANAH DAN BANGUNAN Rp. 1.113.504.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 765 m2/130 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 499.500.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 66 m2/36 m2 di KAB / KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 134.004.000 

3. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 40.000.000

4. Tanah Seluas 4.002 m2 di KAB / KOTA GAYO LUES, HASIL SENDIRI Rp. 120.000.000

5. Tanah Seluas 5.000 m2 di NEGARA [unknown], HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000

6. Tanah Seluas 240 m2 di NEGARA [unknown], Rp. 40.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/56 m2 di NEGARA [unknown], Rp. 250.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 85.000.000

1. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000

2. MOBIL, SUZUKI APV MINIBUS Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 108.770.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 160.952.875

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 1.468.226.875

III. HUTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 1.468.226.875

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.