WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bintang film Ajil Ditto mewujudkan mimpinya berakting dengan penyandang disabilitas.
Ajil Ditto beradu akting dengan penyandang disabilitas setelah menerima tawaran film 'Istimewa' garapan rumah produksi Kairos Pictures.
Film 'Istimewa' mengangkat kisah nyata tentang perjuangan anak-anak disabilitas yang selama ini dipandang sebelah mata.
Ajil Ditto yang kini berusia 24 tahun itu berperan sebagai Bagas, lelaki panutan dan melindungi anak-anak disabilitas.
Baca juga: Cerita Ajil Ditto Ikut Lomba Basket, Daster Dipasang di Leher hingga Sulit Dapat Poin
"Selama ini hati gue teriris melihat anak-anak 'istimewa' dicaci-maki dan direndahkan, tapi mereka fight back secara elegan," kata Ajil Ditto di Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
"Membalasnya tanpa harus menyakiti perasaan orang lain, tanpa membalas cacian dengan cacian, ejekan dengan ejekan gitu, dan itu dijawab di film 'Istimewa'," lanjutnya.
Bagi Ajil Ditto, hal tersulit bukan karena lawan mainnya orang berkebutuhan khusus.
Bagi aktor kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu yang tersulit adalah melawan ego dalam dirinya.
Baca juga: Pelajar Nakal Masuk Barak Militer, Ini Pengalaman Aktor Ajil Ditto saat Membintangi Film Drama
"Gue harus menahan emosi, sering nangis, harus menahan supaya terlihat kuat di depan kamera," jelasnya.
Mantan anggota boyband Super 7 itu sempat tidak kuasa menahan tangis setelah berakting dengan anak-anak disabilitas.
"Setelah sok kuat di depan kamera, gue kabur dan pelukan sama produser buat nangis," ucapnya.
Ajil Ditto bahkan mengorbankan waktu istirahat untuk berkumpul bersama anak-anak penyandang disabilitas.
Baca juga: Ajil Ditto Ternyata Pengecut, di Film Rest Area Berbusana Kain Kafan dan Dikubur, Panik Takut Mati
"Cerita mereka tuh menyentuh hati gue, mereka bikin hati gue tersentuh," ujar Ajil Ditto.
Ruben Adrian, sutradara film 'Istimewa', mengatakan, menggarap film ini harus menggunakan hati ketimbang egonya.
"Saya biasanya selalu memikirkan teknis saat syuting, kali ini pakai perasaan dan hati," kata Ruben Adrian.
Abdulla Mansuri, produser film, mengajak masyarakat merasakan perjuangan anak-anak penyandang disabilitas walau dicaci maki dan dihina.
"Mereka tidak minta dikasihani, tapi diberikan kesempatan untuk lebih baik," ucap Abdulla Mansuri.
Film 'Istimewa' ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 September 2026.